Monday, April 30, 2012

Movie: Boys Don't Cry

Baru-baru ini saya baru saja menonton salah satu film yang berjudul Boys Don't Cry. Keinginan untuk menonton film ini sebenarnya berawal dari tekad saya untuk menonton film berbahasa Inggris tanpa teks demi bisa lancar berbahasa Inggris. Seperti yang kalian tau di postingan saya sebelumnya tentang Jadi LO Panikan bahasa Inggris saya bisa dibilang di bawah rata-rata, kepercayaan diri untuk bicara saja rasanya masih sangat kurang. Balik lagi ke topik bahasan :D  Selain itu saya agak penasaran juga dengan istilah transgender female to male (Ftm). Kebetulan rata-rata filmnya merupakan film dokumenter. Sejalan dengan niat saya untuk mengikuti lomba pembuatan film dokumenter. Sehingga rasa penasaran dan tekad saya itu membawa saya pada film ini.
Film Boys Don't Cry ini sebenarnya film yang sudah cukup lama dirilis tahun 1999 di Amerika. Film ini bergenre drama romantis yang dibumbui dengan adegan kekerasan dan tindakkan kriminal. Kisahnya diangkat dari kisah nyata seorang transgender asal Nebraska, USA yang bernama Teena Brandon (diperankan oleh Hilary Swank). Brandon secara biologis terlahir sebagai perempuan yang teridentifikasi sebagai pria. 

Boys Don't Cry
 Kisahnya berawal dari Brandon yang diketahui secara anatomis perempuan oleh saudara laki-laki perempuan yang dikencaninya dan kemudian mengalami ancaman fisik. Sampai akhirnya ia terlibat dalam perkelahian di bar dan  diusir dari rumah sepupunya. Kemudian Brandon pindah ke Falls City, Nebraska. Disana dia menjalin pertemanan dengan mantan narapidana John Lotter (Peter Sarsgaard) dan Tom Nissen (Brendan Sexton III), dan teman-teman mereka Candace (Alicia Goranson) dan Lana Tisdel (Chloe Sevigny) tanpa ada yang mengetahui identitasnya yang sebenarnya. Selama di Falls City, Brandon tinggal bersama Candace. Brandon terlibat hubungan asmara dengan Lana yang tidak mengetahui jenis kelamin biologis dan masalah di masa lalunya.  
Suatu ketika Brandon bersama teman-temannya itu pergi menuju tempat mereka bekerja, akan tetapi di perjalanan Brandon terlibat aksi kejar-kejaran mobil yang mengakibatkan dia terkena tilang dari polisi setempat. Sehingga Brandon harus dipenjara. Saat dipenjara Lana bertanya mengenai keberadaan Brandon di penjara perempuan dan Brandon akhirnya menjelaskan bahwa dirinya sebenarnya terlahir sebagai hermaprodit dan akan segera melakukan perubahan kelamin. Walaupun begitu Lana tetap bisa menerima Brandon apa adanya. 
Masalah muncul kembali saat Candace mendapati bekas pembalut yang ada di kamar Brandon dan kemudian memberitahukannya kepada Ibu Lana dan John serta Tom. Kecurigaan mereka ditambah lagi dengan artikel di koran yang ada kaitannya Brandon berdasarkan nama lahirnya, Teena Brandon. Kemudian John dan Tom berusaha membuktikan kecurigaan mereka dengan menyuruh Lana untuk memeriksanya. Namun Lana menutup-nutupi apa yang diketahuinya. Sehingga John dan Tom menyeret Brandon ke kamar mandi dan memeriksa sendiri secara paksa. 
Setelah kejadian itu John dan Tom terus mengejar Brandon hingga ke lokasi terpencil dan kemudian memukuli serta memperkosanya.  Brandon kemudian dibawa ke sebuah rumah disana dia diancam untuk tidak melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Brandon berhasil kabur melalui jendela yang berada di kamar mandi rumah tersebut dan mendatangi rumah Lana. Lana yang melihat Brandon tertekan membawanya ke kantor polisi untuk melaporkan kejadian tersebut. 
Brandon kemudian bersembunyi di gudang milik Candace. John dan Tom yang berada dalam keadaan mabuk berencana untuk membunuh Brandon dengan mendatangi rumah Candace. Lana berusaha untuk mencegahnya. Akan tetapi usahanya sia-sia. John dan Tom mendobrak masuk ke rumah Candace. Karena takut terjadi sesuatu dengan Lana dan Candace, Brandon yang sebelumnya bersembunyi di gudang kemudian mengejar John dan Tom yang masuk ke rumah Candace. Akhirnya John dan Tom menyarangkan tembakan ke tubuh Candace dan Brandon. Tadinya Tom berusaha menembak Lana juga namun usahanya digagalkan oleh John. Akhirnya mereka pergi meninggalkan Lana yang terbaring diatas tubuh Brandon yang sudah tidak bernyawa. Keesokan harinya Lana terbangun di atas tubuh Brandon dan Ibunya membawa Lana pergi dari tempat itu. 
Cerita ini memberikan kesan yang sungguh dramatis ditambah lagi dengan akting para pemerannya yang benar-benar total.  Bahkan para pemerannya dan filmnya sendiri sampai berhasil mendapatkan beberapa penghargaan.
Dari cerita ini saya baru menyadari bahwa di luar sana ada kehidupan seperti Brandon ini, seorang transgender. Untuk transgender male to female saya sudah beberapa kali mendengar, akan tetapi untuk female to male ini rasanya baru sekarang-sekarang ini saya mendengarnya. Saya hanya tau perempuan yang berpenampilan tomboi, akan tetapi tidak sampai melakukan perubahan terhadap fisiknya. Tidak hanya Brandon, ada juga Scott Turner Schofield, seorang performer dan juga pembicara mengenai isu-isu transgender dan Lucas Petter Wilson atau dikenal sebagai Twinfools, seorang cosplayer asal Canada yang dengan berani mengambil keputusan untuk melakukan transgender tersebut di tengah pro kontra di masyarakat khususnya ditinjau dari segi agama.

Monday, April 2, 2012

Sleep Song by Secret Garden

Subhanallah...
it's a beautiful and nice song that contain do'a for the baby.
It's dedicated for all mother going to be.
Hopefully i'll be the one soon.


Saturday, March 31, 2012

Semua Berawal dari Mimpi (Part I)

Semuanya berawal dari mimpi. Bahkan persahabatan yang kita bangun semakin berkembang karena keberadaan mimpi kita. Saya selalu ingat dengan kata-kata salah seorang dosen saya saat membimbing saya kuliah. Beliau selalu mendorong kami para mahasiswa untuk selalu bermimpi. Beliau mengatakan "Untuk apa takut bermimpi? Lagian kan mimpi tuh gratis. Masa yang gratis aja gak dimanfaatin." Ya kurang lebih itulah kata-kata beliau. Mungkin saya memang tipe orang yang belum memiliki semangat sekuat baja. Pastinya seseorang yang ingin mewujudkan sesuatu dalam kehidupannya tidak terlepas dari batu sandungan besar dalam hidupnya. Bahkan tidak jarang yang menyerah di tengah jalan saat dia berjuang meraih mimpinya. Semoga saja saya bisa menjadi bagian dari mereka yang terus mampu mengobarkan semangat untuk meraih semua mimpi.
Selanjutnya saya ingin menceritakan sedikit mengenai perjuangan saya dengan salah satu sahabat terbaik saya yang selalu memotivasi saya dan memberikan energi positif ke dalam diri saya. kami memulai persahatan kami semenjak duduk di bangku kuliah. Semenjak dulu saya mengenalnya dia memang sosok yang cerdas dan selalu semangat. Kami lulus bersama saat kuliah S1 dulu. Kemudian mulai berjuang dengan takdir kami masing-masing, yang sebetulnya belum jauh berbeda. Kami bekerja sebagai pengajar di sebuah lembaga bimbingan belajar di kota kami Bandung. Hanya saja yang membedakan adalah jenjang pendidikan yang kami ajar dan unit tempat kami mengajar. Dan sahabat saya ini dia sudah lebih lama bekerja disana dibandingkan dengan saya yang baru masuk saat mendekat ujian sidang. Dengan niatan agar megantisipasi menjadi pengangguran saat lulus kuliah.  Setelah melewati masa kerja disana cukup lama, Kami sempat sharing dan mulai merasa bahwa kami tidak berkembang dan sepertinya kecil kemungkinan kami untuk berkembang disana. Jujur saya mulai merasa tidak nyaman setelah 1 tahun bekerja disana. Mungkin karena saya merasa pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan kepribadian saya. Saya merasa bahwa saya mampu untuk lebih dari saat itu. Selain itu juga kepribadian saya yang cukup bebas dan berjiwa pemimpin (narsis dikit :p) membuat saya tidak betah berada di bawah perintah orang lain dan pekerjaan yang hanya di batasin oleh sekat-sekat ruangan berukuran tidak terlalu besar. 
Sebenarnya saya punya mimpi untuk melanjutkan kuliah S2 saat itu. Tapi mimpi tersebut harus saya tunda karena orang tua tidak bisa membiayai kuliah S2 saya dengan alasan saya sudah cukup dewasa untuk mengatur kehidupan saya sendiri dan tugas orang tua untuk menyekolahkan dirasa sudah cukup. Saat sharing dengan sahabat saya itulah. Akhirnya semangat saya untuk S2 kembali terkembang. Dia mengusulkan untuk mencari beasiswa. Ternyata mata saya sudah tertutup selama itu. Padahal di luar sana kesempatan di luar sana untuk kuliah itu terbuka sangat lebar. Tinggal usaha kita saja untuk mendapatkannya. Bahkan kalau ada orang yang memilih untuk tidak melanjutkan pendidikan hanya untuk alasan ketersediaan biaya. Menurut saya itu alasan yang klasik. Karena di jaman informasi yang berkembang pesat seperti saat ini semua permasalahan tersebut pasti bisa diatasi. Tinggal kita punyai kemampuan dan kemauan atau tidak. 
Akhirnya dengan niat sekuat baja saya dan sahabat saya itu berhasil mendapatkan bantuan dana beasiswa untuk melanjutkan kuliah kami. Bahkan sahabat saya yang mendapatkan beasiswa di UNPAD merasa belum cukup puas dengan apa yang diperolehnya. Karena impian dia selama ini adalah untuk kuliah di ITB. Untuk itu dia mengambil kuliah di dua universitas tersebut secara pararel. Subhanallah....sepertinya mantera Man Jadda Wajada memang tidak berlebihan. Karena Allah pun akan melihat kesungguhan dari hambanya yang berusaha. Walaupun saat itu kondisinya untuk kuliah di ITB, sahabat saya itu belum mendapatkan beasiswa.Tapi ingat selalu bahwa setiap ada kemauan disitu pasti ada jalan. Tidak lama setelah mulai perkuliahan teman saya tersebut mendapat bantuan beasiswa juga untuk keduanya. Dan kami masih punya banyak mimpi saat ini yaitu untuk menginjakkan kaki di benua Eropa. Bahkan karena begitu kuatnya keinginan teman saya itu, dia berusaha untuk mencari berbagai kemungkinan untuk pergi ke Eropa. Gagal di kesempatan untuk double degree, lanjut dengan kesempatan student exchange, dan mencoba juga pertukaran pelajar antar negara. Akhirnya berkat kesungguhannya, sebentar lagi mimpinya akan terwujud. Dia mendapat kesempatan untuk melakukan student exchange ke Belgia selama 9 bulan. Subhanallah...Semoga tidak lama lagi saya juga bisa menyusul dia ke Eropa. "Sahabatku kita reuni di Eropa ya." 
Europe

Semoga apa yang saya tulis bisa menginspirasi teman-teman pembaca. Ingatlah bahwa kita punya mimpi dan jangan biarkan mimpi itu hanya akan menjadi sebuah mimpi. Do'akan saya juga ya semoga bisa mewujudkan semua mimpi-mimpi saya juga.

Tuesday, February 21, 2012

Instalasi Quicktime Pro Secara Gratis

Udah lama juga nih gak posting. Kebeneran sekarang saya lagi punya ide untuk berbagi sedikit pengalaman saya saat akan menambahkan video ke dalam unity 3D. Saat ini saya sedang mencoba menyelesaikan proyek tugas akhir saya mengenai pembuatan simulasi di bidang kesehatan. kebetulan game engine yang saya gunakan adalah unity 3D. Dalam simulasi ini saya merencanakan akan menambahkan video animasi sebagai bagian dari tutorial simulasinya sendiri. Akan tetapi saat saya mencoba untuk memasukkan video, ternyata unity meminta instalasi quicktime untuk mengimport video. Permasalahannya untuk mengimport video dibutuhkan quicktime pro dan quicktime yang pro ini tidak gratis. Tapi untungnya saya menemukan tutorial untuk mendapatkan quicktime pro ini secara gratis. Berikut ini langkah-langkah secara detailnya.
1. download terlebih dahulu quicktime-nya disini.
2. lakukan instalasi QuickTimeInstaller.
3. setelah proses instalasi selesai buka quicktime player sehingga muncul tampilan seperti di bawah ini.

Tampilan Quicktime Player


 saat dibuka coba cek menu item pada bagian file dan yang lainnya. pasti masih banyak yang belum bisa digunakan alias disable dan hanya untuk pro. maka untuk mengubahnya menjadi enable lanjutkan tutorialnya ya :)

4. kemudian pilih edit-> Preferences -> Register

Registrasi Quicktime Pro


 5. isi registrasinya sesuai dengan jenis komputer :

untuk pengguna windows gunakan:
Registered To : ViRiLiTy
Registration Code : N23R-E2YU-Y7HV-7Q8W-TCMT

atau
Registered To : CORE MAFIA
Registration Code : DFXY-5TJN-HU3N-DQXF-WDQ3

atau
Registered To : Dawn M Fredette
Registration Code : 4UJ2-5NLF-HFFA-9JW3-X2KV

untuk pengguna Mac gunakan:

Registered To : Pablo/nop
Registration Code : SMH2-6F4K-8SK9-ST5W-QKU3

Quicktime Pro Teregistrasi

6. setelah registrasinya diisi, klik OK. 
dan TARRA.... quicktime sudah berubah menjadi versi pro.  dan secara otomatis penambahan import video di unity juga berhasil.
Selamat mencoba :)

Referensi:

Thursday, December 8, 2011

Enable MySQL InnoDB Storage Engine di XAMPP

Beberapa hari terakhir ini saya mulai dipusingkan dengan tugas-tugas yang banyak. Salah satunya tugas untuk membuat aplikasi database. Aplikasi yang saya coba buat dengan menggunakan bahasa pemrograman java dan database MySQL di XAMPP. Karena database yang ingin saya coba buat memerlukan adanya relasi antar tabel, tetapi karena default storage engine di XAMPP adalah MyIsam dimana foreign key nya hanya akan terconvert menjadi key biasa (index) maka saya perlu menggunakan InnoDB. Dari beberapa tutorial yang saya baca sih katanya XAMPP yang baru harusnya sudah secara otomatis InnoDBnya dapat digunakan. Tapi karena XAMPP saya masih versi lama, maka cara untuk mensiasatinya adalah dengan cara mengubah storage engine nya menjadi InnoDB. 
Jika kalian penasaran untuk melihat apakah InnoDBnya disable atau tidak bisa langsung dicek di localhost nya.
Storage Engine

InnoDB disable
Di gambar tersebut tampak bahwa InnoDB berwarna abu-abu artinya dia disable. Saya mencoba beberapa tutorial untuk membuat InnoDB menjadi enable tapi gak ada yang berhasil. Sempet frustasi juga sih. Karena pas saya coba salah satu tutorial dan dalam langkah awalnya diminta untuk men-stop server MySQL di panel XAMPP nya. Saya langsung stop servernya padahal sebelumnya saya sudah sempat mengubah isi file my.cnf nya. Walhasil malah muncul masalah server MySQL nya tidak bisa di-running kembali. Tapi akhirnya semuanya bisa kembali normal setelah saya coba ubah ulang semua configurasi yang sudah saya ubah. 
Nah...berikut ini akan saya tuliskan cara yang berhasil saya lakukan untuk meng-enable InnoDB di XAMPP.  
1. Buka notepade kemudian klik Open ubah tipe file nya menjadi All file. Kemudian buka my.cnf di directory .../xampp/mysql/bin. 
2. Temukan dan modifikasi bagian berikut.

# Comment the following if you are using InnoDB tables
skip-innodb
#innodb_data_home_dir = "D:/new sofware/xampp/mysql/"
#innodb_data_file_path = ibdata1:10M:autoextend
#innodb_log_group_home_dir = "D:/new sofware/xampp/mysql/"
#innodb_log_arch_dir = "D:/new sofware/xampp/mysql/"
## You can set .._buffer_pool_size up to 50 - 80 %
## of RAM but beware of setting memory usage too high
#innodb_buffer_pool_size = 16M
#innodb_additional_mem_pool_size = 2M
##Set .._log_file_size to 25 % of buffer pool size
#innodb_log_file_size = 5M
#innodb_log_buffer_size = 8M
#innodb_flush_log_at_trx_commit = 1
#innodb_lock_wait_timeout = 50


Cara modifikasinya adalah dengan cara memberi komentar (#) pada tulisan skip-innodb.  Kemudian hilangkan komentar (#) pada semua tulisan berawalan innodb di atas. Sehingga setelah dimodifikasi akan menjadi seperti ini.

# Comment the following if you are using InnoDB tables
#skip-innodb
innodb_data_home_dir = "D:/new sofware/xampp/mysql/"
innodb_data_file_path = ibdata1:10M:autoextend
innodb_log_group_home_dir = "D:/new sofware/xampp/mysql/"
innodb_log_arch_dir = "D:/new sofware/xampp/mysql/"
## You can set .._buffer_pool_size up to 50 - 80 %
## of RAM but beware of setting memory usage too high
innodb_buffer_pool_size = 16M
innodb_additional_mem_pool_size = 2M
##Set .._log_file_size to 25 % of buffer pool size
innodb_log_file_size = 5M
innodb_log_buffer_size = 8M
innodb_flush_log_at_trx_commit = 1
innodb_lock_wait_timeout = 50


3. Save file hasil modifikasi di atas.
4. Reset server MySQL di panel XAMPP dengan cara men-stop MySQL server di panel XAMPP kemudian start lagi.
5. Hasilnya 
InnoDB Enable


Selamat Mencoba! Semoga bermanfaat :)

Tuesday, December 6, 2011

Ditodong Ibu-Ibu di ATM

Barusan saya baru saja pulang dari ATM yang letaknya tak jauh dari rumah saya untuk mentransfer sejumlah uang ke beberapa rekening rekan-rekan pengajar di lembaga privat yang saya dan teman-teman saya rintis. Sewaktu saya akan keluar dari ruangan ATM tersebut tiba-tiba ada seorang ibu muda yang sedang hamil menodong saya di depan pintu keluar. Eits...jangan salah paham dulu. Maksudnya ditodong disini, tiba-tiba si ibu minta bantuan saya untuk membantu dia betransaksi di ATM tersebut. Tepat di belakang ibu itu ada dua orang lelaki muda yang tiba-tiba masuk. Saya kira dua lelaki itu satu rombongan dengan si Ibu. Ternyata mereka akan menggunakan ATM disitu juga. Karena di dalam ruang ATM tersebut terdapat dua buah mesin ATM, yang satu untuk penarikan nominal 100 ribu dan satu lagi 50 ribu. Sambil setengah pikir-pikir akhirnya saya membantu ibu tersebut. Dengan perasaan setengah tidak tenang karena sudah tertera pada setiap ATM bahwa kita tidak diperbolehkan untuk meminta bantuan dari orang lain terlebih yang tidak kita kenal. Saya takut dikira akan menipu si Ibu atau bisa saja saya yang ditipu mereka. Kayaknya jadi parno gitu. Tapi saya agak kasian juga pada Ibu itu, masalahnya si ibu bilang "Saya lupa lagi caranya". Baiklah karena saya memang tidak punya niat buruk apa-apa dan ingin berniat baik. Akhirnya saya membantu si Ibu. Saya membimbing si Ibu menggunakan ATM tersebut dari awal sampai akhir. Si Ibu tersebut melakukan transaksi penarikan. Saat seluruh transaksi selesai Si Ibu nampak panik, mungkin saat tadi melihat saya bertransaksi ada struk yang keluar dari mesin ATM tapi pas dia yang pakai tidak ada struk yang keluar. Akhirnya untuk menenangkan si Ibu saya minta si Ibu untuk mencoba mengecek kembali uang yang ada di rekeningnya. Dan si Ibu akhirnya manggut-manggut dan mengucapkan terima kasih. Saya, Ibu itu, dan dua lelaki muda tadi keluar berbarengan. Untunglah tidak terjadi sesuatu apapun yang tidak diinginkan disana.
Wah agak riskan juga ya ternyata penggunaan ATM tersebut. Terlebih bagi mereka yang masih kurang pemahamannya dalam menggunakan mesin ATM. Selain itu diperlukan juga kewaspaan kita terhadap orang asing yang tidak kita kenal. Bisa saja kalau orang jahat mungkin bisa melihat no. PIN yang kita miliki terus kemudian mengambil kartu ATM kita. Posisi ATM yang berada di kawasan sepi, membuat penggunaan ATM menurut saya menjadi kurang aman (perasaan kurang aman). Pada intinya kewaspadaan itu penting dimanapun kita berada. :)

Tuesday, November 29, 2011

Jadi LO Panikkan

Rasanya blog ini sepi banget ya! isinya kebanyakan cuma tugas-tugas. Buat postingan kali ini saya ingin share sedikit tentang kegiatan minggu kemarin yang baru saja diadakan di ITB dari tanggal 22-24 November 2011, namanya Digital Media Festival 2011. Kebetulan kelas kami diamanahi untuk ikut berpartisipasi dalam acara tersebut dan dibentuklah panitia yang ditunjuk oleh pihak panitia utama. Alhamdulillah saya mendapat kesempatan diterjunkan sebagai Liason alias LO pada acara pararel session ICeL 2011 (International Conference on e-Learning 2011). Tugasnya sih sebenernya cukup simple kami hanya diminta untuk bertanggung jawab terhadap kegiatan di dalam masing-masing ruangan. Mulai dari mengatur kesiapan perlengkapan presentasi, memastikan peserta sudah mencopy-kan file presentasinya, memastikan waktu presentasi berjalan dengan baik (presentasi 10 menit dan diskusi 5 menit untuk masing-masing peserta) ya pokonya intinya mengatur agar kegiatan di dalam ruangan bisa berjalan sesuai dengan rencana. Kegiatan ini terdiri dari 4 ruangan dan peserta yang hadir disana berasal dari dari Malaysia, Singapura, Vietnam, dll. Acara ini terdiri dari dua sesi, jeda antara sesi tersebut ada coffee break dan pada sesi berikutnya kami para LO akan bertukar posisi ruangan. Acaranya di masing-masing ruangan terdapat sekitar 4-6 peserta yang akan mempresentasikan papernya dan secara bergantian peserta tersebut akan berperan sebagai presenter (yang akan mempresentasikan papernya) dan chair (moderator). Dalam mengemban tugas ini sebenernya saya tidak sendirian, karena memang setiap ruangan terdiri dari dua orang LO. Saya sendiri berpartner dengan mas mujib, lumayan...seengaknya ada yang bisa ngomong bahasa Inggris. Karena jujur bahasa Inggris saya baru sebatas pasif belum berani atau lebih tepatnya kurang dibiasakan menggunakannya untuk secara aktif berdiskusi.
Nah cerita serunya, karena acara pararel session ini diadakan pada pukul 13.00 WIB. Kami para panitia sudah siap sedia sejak pukul 08.00 WIB sekaligus mengikuti pembukaan kegiatan secara keseluruhan. Hingga pada pukul 11.00 WIB, kami mulai masuk ke ruangan masing-masing untuk mengecek posisi kami masing-masing dan mengecek semua perlengkapan. Tapi karena jeda waktu istirahat dan solat maka kami pun bergegas untuk solat dan makan siang. Tepat pada pukul 12.45 WIB ternyata para peserta sudah ada yang memasuki ruangan, mereka dengan inisiatifnya men-copy-kan file presentasinya masing-masing ke laptop yang disediakan di dalam ruangan. Wah...baru saya sendiri yang ada di ruangan. Mas Mujib mana?? PANIK!!! Gak ada kata yang bisa keluar dari mulut saya. Saya harus ngomong apa? duh buat nanya apakah file presentasinya sudah dimasukkan atau belum aja. Rasanya susah banget. Otak saya benar-benar gak bisa diajak kompromi saat itu. Walhasil saya minta bantuan Pak Rudi sang Ketua kelas kami untuk menanyakan kepada para peserta. Sementara berusaha mengatur nafas dan membuat diri saya lebih relax. Akhirnya saya minta peserta untuk memulai presentasi walaupun di ruangan baru ada 3 orang peserta yang hadir. Tapi ya mau tidak mau inilah tugas saya yaitu memastikan semuanya berjalan sesuai dengan jadwal. Sehingga tepat pukul 13.00 WIB pararel session tersebut dimulai. Mereka semua kebetulan berasal dari Malaysia dan kemampuan bahasa Inggrisnya tidak diragukan lagi seengaknya jauh lebih bagus dari saya. Mungkin karena negara mereka adalah negara bekas jajahan Inggris. Lah kalo gitu harusnya kita fasih Bahasa Belanda dong ya? secara kita dijajah sama Belanda cukup lama. Ternyata itu alasan saya saja karena tidak bisa Bahasa Inggris dengan baik.
Selama presentasi berjalan peserta lainnya mulai banyak yang berdatangan. Mereka kebanyakan hanya sebagai audience saja bukan pengisi. Setelah presentasi berjalan hingga presenter kedua partner saya belum datang juga. PANIK!! Katanya dia diminta untuk mengisi wawancara di acara exhibition di aula timur (masih rangkaian acara DMF 2011). Baiklah...artinya saya harus bisa menghandle ini sendiri dulu. Dan yang membuat saya tambah panik yaitu saat waktu yang tersisa untuk presentasi masih banyak dan peserta yang presentasi semuanya sudah presentasi. Ya terpaksa saya harus membuat pengumuman lagi agar peserta dapat mendatangi ruangan lain untuk melihat presentasi peserta lain. Ternyata kepanikan saya belum selesai sampai disitu, saya ditanya oleh salah satu peserta dari Malaysia yang...ya ampun ngomongnya cas cis cus banget bahasa Inggrisnya. dan Entah kenapa seakan-akan semua sel di dalam tubuh saya berhenti bekerja. Saya hanya bengong mendengar ibu itu bicara. Akhirnya setelah saya dapatkan kesadaran saya secara penuh kembali saya mengerti apa mau ibu itu. Beliau menanyakan mengenai acara diner nanti malam. Apakah konsepnya duduk atau disediakan meja-meja khusus. Ya intinya seharian itu saya amat sangat panik berhadapan dengan orang-orang luar negara kita ini, Tapi Alhamdulillah saat sesi kedua saya sudah bisa beradaptasi dengan keadaan dan mulai agak tenang saat menjawab setiap pertanyaan dari para peserta tersebut. Mungkin karena saat sesi kedua ini juga rekan saya sudah kembali dan banyak membantu :)
Saat seluruh rangkaian pararel session berakhir. Kami bertukar cerita dengan para LO yang lainnya dan ternyata mereka pun mengalami berbagai macam pengalaman yang lucu saat berhadapan dengan para peserta. Ya pada intinya kejadian ini membuat saya sadar supaya segera memfasihkan bahasa Inggris saya. Dan untuk acara selanjutnya katanya akan ada perpisahan panitia. Acaranya berupa pertandingan sepakbola memperebutkan domba cup yang akan saya posting selanjutnya. Wah...gak sabar nih untuk nunggu acara seru lainnya.

Narsis dulu... :)