Showing posts with label Keamanan Sistem Informasi. Show all posts
Showing posts with label Keamanan Sistem Informasi. Show all posts

Tuesday, April 28, 2020

Tutorial Penggunaan Aplikasi Zoom di Handphone

Di masa pandemik seperti sekarang aplikasi video conference atau video meeting sudah bukan menjadi sesuatu yang asing lagi. Kita akhirnya secara tidak langsung "dipaksa" oleh keadaan untuk lebih melek terhadap aplikasi semacam ini. Saya masih ingat beberapa bulan ke belakang sebelum kebijakan Work From Home (WFH) dan School From Home (SFH) diberlakukan, beberapa kali saya dan institusi saya mengadakan acara webinar dengan aplikasi Zoom banyak orang yang masih belum familiar. Saat itu banyak yang masih bertanya dimana tempat pelaksanaan webinarnya? padahal sudah jelas webinar itu berarti web seminar. Bahkan sampai kami mencantumkan keterangan "Full Online Seminar" pada bagian poster yang disebarkan, tapi ya masih saja ada yang bertanya bahkan saat pelaksaan tiba-tiba datang ke kantor menanyakan lokasi kegiatan seminar. 

Kalau kita perhatikan sekarang bisa dilihat hampir semua orang sudah akrab dengan aplikasi semacam Zoom ini, bahkan saya perhatikan beberapa play group atau TK banyak yang menyelenggarakan kegiatan belajarnya melalui aplikasi ini yang notabene pesertanya adalah anak-anak kecil. Walaupun ya tentu dengan pendampingan dari orang tua. Meskipun sebelumnya sempat diterpa isu keamanan sebetulnya permasalahan keamanan Zoom ini sudah coba dijawab oleh Pak Onno W. Purbo sebagai salah seorang pakar IT. Sehingga ya kita bisa agak sedikit tenang walaupun perlu tetap waspada. Jawaban Pak Onno terkait permasalahan keamanan Zoom dapat dilihat pada video berikut.


Jadi untuk masalah keamanan sebaiknya kita melakukan upgrade aplikasi Zoom ke versi terbaru, pastikan untuk mengaktifkan fitur "Enable Waiting Room", dan tambahkan password meeting. Sekarang saya mau berbagi sedikit cara hosting yaitu istilah untuk penyelenggaraan meeting dengan menggunakan handphone. Yuk mari kita simak.

Menjadwalkan Meeting
1. Buat akun Zoom dan download aplikasi Zoom untuk perangkat kalian melalui tautan https://zoom.us/
2. Buka aplikasi Zoom yang sudah terinstall di perangkat handphone anda. Masuk dengan menggunakan akun anda yang sudah terdaftar. 
3. Kemudian setelah masuk akan muncul tampilan seperti berikut.


Tampilan awal aplikasi Zoom di Handphone
4. Untuk memulai pertemuan sebaiknya dilakukan penjadwalan terlebih dahulu agar link undangan dapat disebar ke narasumber dan mahasiswa. Pembuatan jadwal dilakukan dengan meng-klik icon “Schedule”.

Fitur Aplikasi Zoom
5. Setelah di-klik akan muncul tampilan berikut.

Tampilan Schedule Meeting
Pengaturan Lainnya Saat Penjadwalan Meeting
Pastikan beberapa pengaturan seperti berikut
- Isi Topik/Tema/Judul kegiatan rapat/kuliah/meeting
- Starts: tentukan waktu dimulainya pelaksanaan meeting
- Duration: tentukan perkiraan durasi waktu kegiatan
- Time Zone: sesuaikan dengan waktu setempat
- Repeat: pengaturan apabila jadwal yang dibuat ini akan dilakukan lagi di waktu yang akan datang
- Calender: untuk mengatur penjadwalan meeting, nanti kalian akan di arahkan ke google calender atau microsoft outlook
- Use Personal Meeting ID: apabila akan menggunakan meeting ID kalian
- Required Meeting Personal: sebaiknya diaktifkan demi alasan keamanan
- Host Video on: Jika kalian ingin video kalian langsung aktif saat bergabung ke meeting.
- Participant Video on: Jika kalian ingin video peserta meeting langsung aktif saat bergabung ke meeting.
- Audio Option: dapat disesuaikan dengan perangkat yang kalian miliki.
- Enable Waiting Room: sebaiknya diaktifkan sehingga kalian bisa menyaring siapa saja yang dapat bergabung ke dalam meeting.
- Allow Join Before Host: dapat disesuaikan dengan kebutuhan
- Automatically Record Meeting: fitur ini dapat diaktifka jika kalian ingin merekam kegiatan meeting secara otomatis.
Record Location: penyimpanan hasil rekaman dapat dilakukan di Cloud atau di Local komputer tetapi sebaiknya gunakan penyimpanan cloud untuk menghindari beban data.
Alternative Host: dapat disesuaikan denga kebutuhan.

6. Kemudian klik “Done”.
7. Anda dapat melihat jadwal kelas/rapat/pertemuan yang telah dibuat dengan mengklik tombol “Meetings” seperti pada gambar berikut. Anda juga dapat mengubah (edit), menghapus, dan memulai kelas di halaman ini.

Melihat Jadwal Meeting yang Telah Dibuat
8. Sebelum memulai kelas/rapat/pertemuan pastikan anda telah mengirimkan undangan ke narasumber dan mahasiswa atau peserta rapat dengan cara meng-klik jadwal yang telah dibuat yang akan dishare tautannya. Kemudian klik “Add invitees” seperti terlihat pada gambar berikut.

Fitur Membagikan Undangan Meeting

9. Selanjutnya akan muncul pilihan pengiriman tautan undangan. Untuk mengirim melalui Whatsapps atau email pilih “Copy to Clipboard”. Kemudian bagikan.

Copy Undangan Meeting

Pelaksanaan Meeting
1. Untuk memulai kelas/rapat/pertemuan, klik “Start” pada salah satu kelas/rapat/pertemuan yang telah dijadwalkan.

Memulai Meeting
2. Setelah klik “Start” akan muncul pilihan penggunaan audio. Pilih “Call using internet audio”.

Pilihan Join Audio
3. Maka kelas dapat dimulai. Saat awal kelas dimulai pastikan anda “mute” audio seluruh participant dengan cara klik icon “Participants”.

Fitur Saat Pelaksanaan Meeting
4. Selanjutnya akan muncul daftar nama pasrticipant yang telah bergabung dalam kelas/meeting anda. Kemudian klik “Mute All”.

Fitur Mute All
5. Kemudian akan muncul pop up seperti berikut. Matikan pilihan “Allow participants unmute themselves” untuk menghindari noise saat perkuliahan berlangsung. Lalu klik “Mute All”.

Fitur Mute All
6. Selanjutnya anda sebagai host harus memastikan untuk mengunmute narasumber/dosen. Dengan cara pada list pasticipants klik nama dosen, maka akan muncul tampilan berikut. Kemudian pilih “Unmute Audio”.
Unmute Audio
Sekian tutorial singkat pelaksanaan meeting dengan aplikasi Zoom menggunakan Zoom. Semoga bermanfaat. 

Monday, April 27, 2020

Aplikasi Video Conference untuk Bekerja dan Belajar dari Rumah

Pandemik corona saat ini telah mengubah hampir seluruh tatanan hidup kita. Bumi seolah meminta waktu untuk memulihkan dirinya selama masa pandemik ini. Buktinya dengan himbauan "stay at home" alias "diam di rumah", langit Jakarta yang tadinya penuh polusi jadi biru lagi, lubang ozon yang tadinya sudah makin menganga lebar kini mulai tertutup. Mungkin ini yang dinamakan "Blessing in disguise". OK cukup pengantarnya. Saya mau agak fokus sedikit ke kegiatan stay at home-nya. Di Indonesia sendiri kasus corona pertama baru mulai diumumkan ke publik pada bulan Februari 2020 lalu, kemudian baru sekitar minggu ketiga bulan Maret kemarin pemerintah memberikan himbauan untuk melakukan "Work from home (WFH)" dan "School from home (SFH)" demi memutus rantai penularan virus ini. 
Kegiatan perkuliahan dan sekolah hampir seluruhnya beralih ke pembelajaran daring. Guru dan Dosen dituntut untuk sekreatif mungkin mengubah metode pembelajaran di kelas menjadi pembelajaran daring. Sebetulnya sudah ada banyak sekali pilihan teknologi yang dapat dimanfaatkan sebagai pengganti pertemuan tatap muka di kelas, dari mulai Learning Management System (LMS) hingga aplikasi video conference. Aplikasi video conference yang dapat dimanfaatkan, diantaranya Microsoft Teams, Google Classroom, Google Meeting, Skype, Zoom, dan lain-lain. Kemudian apa perbedaan dari aplikasi-aplikasi ini? Mana yang paling tepat digunakan untuk pembelajaran? Kali ini saya akan coba membandingkan tiga jenis aplikasi yang paling sering saya gunakan dan cukup populer digunakan saat ini. Aplikasi tersebut adalah Microsoft Teams, Google Meeting, dan Zoom.

Microsoft Teams
Microsoft Teams ini merupakan salah satu produk yang diluncurkan oleh Microsoft yang terintegrasi dengan Office 365. Aplikasi Teams ini tidak hanya menyediakan fitur video conference atau video meetings saja, tetapi juga dilengkapi dengan fitur-fitur kolaborasi lainnya seperti chat, penyimpanan file dan aplikasi integrasi lainnya. Kendala yang cukup sering kita hadapi saat menggunakan MT ini adalah saat proses log in karena harus menggunakan SSO dari intitusi kita. Aplikasi MT ini mampu mengakomodasi hingga 250 peserta dalam satu kali kegiatan meeting dengan durasi waktu maksimal 4 jam.

Google Meeting
Aplikasi video conference atau video meeting lainnya yang dapat kalian gunakan yaitu google meeting. aplikasi ini cukup mudah digunakan akan tetapi tidak semua pemilik akun google dapat berperan sebagai penyelenggara meeting. Untuk menyelenggarakan meeting dengan aplikasi ini kita perlu memiliki akun universitas atau instansi yang telah terintegrasi dengan google atau mendaftar akun google suite. Aplikasi ini mampu mengakomodir hingga 100 peserta. Aplikasi google meeting ini dapat menjadi alternatif pilihan aplikasi video conference yang paling ramah bandwith jika dibandingkan dengan dua aplikasi lainnya. Selain itu aplikasi ini juga sudah terintegrasi dengan google classrom sehingga guru atau dosen dapat juga sekaligus mengelola kelas daringnya.

Zoom 
Aplikasi satu ini merupakan aplikasi yang paling sering saya gunakan dan sepertinya paling populer juga saat ini. Aplikasi Zoom ini cukup populer karena aplikasi ini sangat user friendly, kita tidak memerlukan keahlian khusus untuk mengunakan aplikasi ini. Ada banyak fitur yang disediakan oleh aplikasi Zoom diantaranya fitur video conference, chat, sharing file, virtual background, dan breakout room. Fitur breakout room yang disediakan oleh aplikasi ini memungkinkan host untuk menyelenggarakan beberapa sesi dalam satu kali meeting. Jumlah peserta yang dapat diakomodasi oleh aplikasi Zoom ini berbeda-beda tergantung dari jenis akun yang kita miliki. Aplikasi Zoom menyediakan beberapa pilihan akun dari mulai yang free (basic) hingga versi enterprise. Untuk akun basic, host dapat menyelenggarakan meeting dengan total peserta hingga 50 orang dengan durasi waktu maksimal 40 menit, sedangkan versi enterprise nya dapat mengakomodasi hingga 300 peserta dengan durasi waktu yang tak terbatas. Sayangnya ada isu keamanan yang sempat mencuat terkait penggunaan akun Zoom ini, seperti contohnya kasus Zoom Boombing yang sempat heboh belakangan ini. 

Berdasarkan perbandingan tersebut maka pilihan penggunaan video conference dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pengguna. Dalam situasi pandemik ini sebetulnya pemanfaatan video conference ini seharusnya menjadi pilihan terakhir jika memang pemanfaatan aplikasi lain tidak dapat mengakomodir kegiatan pembelajaran daring, karena pemanfaatan video conference ini bukan tanpa kendala khusunya terkait penggunaan data internet. Bisa jadi siswa menghadapi masalah kuota karena kemungkinan siswa harus mengikuti beberapa meeting dalam satu hari, sehingga akan lebih bijak jika guru atau dosen dapat memanfaatkan LMS (Schoology, google classrom, dll) yang dimiliki dengan memaksimalkan penggunaan online chat, diskusi online, atau penugasan lainnya. Selamat mencoba :) 


Friday, November 18, 2011

Email Palsu

Menyambung postingan saya sebelumnya yang membahas tentang header dari sebuah email beserta komponen-komponennya. Kali ini saya akan membahas mengenai email palsu. Seringkali kita mengabaikan header dari sebuah email padahal bisa jadi email tersebut bukan berasal dari pengirim yang sebenarnya. Pada postingan kali ini saya akan menunjukkan cara melakukan pengiriman email palsu dan cara untuk mengecek asal pengirim dari email palsu tersebut.
Pengiriman email palsu dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.

1. Akifkan Telnet Client.
Karena saya menggunakan Windows 7 maka tools Telnet tidak dapat langsung dieksekusi dan harus diaktifkan terlebih dahulu dengan cara 
  • Klik Start
  • Buka Control Panel
  • Klik Program and Features
  • Klik Turn Windows features on atau off
Turn Windows Features On or Off
  • Beri centang pada Telnet Client
Telnet Client
  • Klik OK

2. Selanjutnya untuk mengirimkan email palsu saya menggunakan command line dengan cara
  • Buka cmd
  • Lakukan Telnet ke SMTP mail server dengan port 25. Contoh yang saya lakukan adalah menuliskan telnet mx.itb.ac.id 25 kemudian tekan enter.
  • Kemudian ketikkan Helo mx2.itb.ac.id perintah ini berguna untuk memberitahu server bahwa nama domain yang saya gunakan adalah mx2.itb.ac.id atau bisa juga dengan menggunakan IP lokal. yang kemudian nanti akan dijawab dengan kode 250.
  • Kemudian ketikkan MAIL FROM:pengirim@mailserver.com -> enter. Apabila alamat pengirimya diterima maka akan ada balasan kode 250.
  • Kemudian ketikkan RCPT TO:penerima@domain.com -> enter. Apabila alamat penerima diterima maka akan ada balasan kode 250 juga.
  • Selanjutnya ketikkan DATA --> enter, Hal ini dilakukan untuk memulai menulis isi pesan untuk penerima. yang dapat dilakukan dengan menuliskan format
               From:Nama
               To:Nama
               Subject:Judul Pesan
               Isi Pesan

        Untuk mengakhiri pesan ketikkan tanda titik "." kemudian enter. Apabila ada balasan kode 250, maka pesan sudah terkirim. Lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut.
Cara Pengiriman Email Palsu
Berikut ini tampilan email yang diperoleh oleh penerima email palsu tersebut.
Email Palsu
Selanjutnya saya ingin menunjukkan cara untuk mengetahui asal pengirim email palsu yang sebenarnya. Karena penerima pesan menggunakan gmail, maka cara melihatnya dengan memilih button di sebelah replay dengan memilih show original.  Hasilnya ada sebagai berikut.


                                                                                                                                                                                                                                                               
Delivered-To: heesa.aneeqa@gmail.com
Received: by 10.229.97.133 with SMTP id l5cs166621qcn;
        Thu, 17 Nov 2011 22:09:11 -0800 (PST)
Received: by 10.68.73.98 with SMTP id k2mr1560977pbv.2.1321596549282;
        Thu, 17 Nov 2011 22:09:09 -0800 (PST)
Return-Path: 
Received: from mx2.ITB.ac.id (mx2.itb.ac.id. [167.205.1.67])
        by mx.google.com with ESMTP id n9si1785400pbk.105.2011.11.17.22.09.08;
        Thu, 17 Nov 2011 22:09:09 -0800 (PST)
Received-SPF: pass (google.com: domain of pratiwi.r@students.itb.ac.id designates 167.205.1.67 as permitted sender) client-ip=167.205.1.67;
Authentication-Results: mx.google.com; spf=pass (google.com: domain of pratiwi.r@students.itb.ac.id designates 167.205.1.67 as permitted sender) smtp.mail=pratiwi.r@students.itb.ac.id
Date: Thu, 17 Nov 2011 22:09:09 -0800 (PST)
Message-Id: <4ec5f685.4927440a.7c10.09aeSMTPIN_ADDED@mx.google.com>
Received: from av1.itb.ac.id (av1.itb.ac.id [167.205.1.71])
 by mx2.ITB.ac.id (Postfix) with ESMTP id 606676C824
 for ; Fri, 18 Nov 2011 13:09:08 +0700 (WIT)
Virus-Scanned: antivirus-ITB
X-Amavis-Alert: BAD HEADER SECTION, Missing required header field: "Date"
Received: from mx2.ITB.ac.id ([167.205.1.67])
 by av1.itb.ac.id (av1.itb.ac.id [167.205.1.73]) (amavisd-new, port 10002)
 with ESMTP id Vu-WSBKbXU7Y for ;
 Fri, 18 Nov 2011 13:09:06 +0700 (WIT)
Received: from mx.itb?????x2.itb.ac.id (unknown [167.205.66.80])
 by mx2.ITB.ac.id (Postfix) with SMTP id B89036C81D
 for ; Fri, 18 Nov 2011 13:08:03 +0700 (WIT)
From:adaaja@ngarang.com
To:heesa.aneeqa@gmail.com
Subject:Ras hasia

Jangan Percaya dengan isi pesan ini
 
Dari hasil di atas dapat dilihat bahwa 

Sunday, November 13, 2011

Komponen Email

Email bukan merupakan sebuah hal baru bagi kita semua. Tapi kadang kita tidak memperhatikan format dari sebuah email. Sebenarnya email memiliki format yang hampir sama dengan format sebuah surat yang sering kita kirimkan melalui kantor pos. Sebuah email biasanya terdiri dari bagian header (kop surat) yang biasanya berisi alamat pengirim dan penerima pesan dan bagian body (isi pesan). Untuk menunjukkan header dan body dari sebuah email, maka saya melakukan pengiriman email dengan membuat email yang saya coba kirim ke alamat email saya sendiri dengan menambahkan attachment berupa file pdf dan jpg. Kemudian saya lihat original messagenya. Caranya, karena saya menggunakan mail server gmail maka hal yang perlu dilakukan adalah memilih menu list di sebelah reply --> pilih show original. Maka dapat dilihat header dari email tersebut adalah sebagai berikut.


Received: by 10.229.97.133 with HTTP; Sun, 13 Nov 2011 07:56:48 -0800 (PST)
Date: Sun, 13 Nov 2011 22:56:48 +0700
Delivered-To: heesa.aneeqa@gmail.com
Message-ID:
Subject: Kirim email ke sendiri
From: pratiwi rahadiani
To: heesa.aneeqa@gmail.com
Content-Type: multipart/mixed; boundary=0015174a0e2a3f086e04b19fcdc3

--0015174a0e2a3f086e04b19fcdc3
Content-Type: multipart/alternative; boundary=0015174a0e2a3f086704b19fcdc1

--0015174a0e2a3f086704b19fcdc1
Content-Type: text/plain; charset=ISO-8859-1

Kirim email ke sendiri dengan memasukkan 2 attachment, pdf dan image

--0015174a0e2a3f086704b19fcdc1
Content-Type: text/html; charset=ISO-8859-1

Kirim email ke sendiri dengan memasukkan 2 attachment, pdf dan image
--0015174a0e2a3f086704b19fcdc1--

Informasi Content-Type:multipart/mixed tersebut menunjukkan bahwa email tersebut juga mengandung attachment dan boundary yang menandakan lokasinya.
Analisis header dilakukan dengan menggunakan http://www.mxtoolbox.com untuk mengetahui header hasilnya adalah sebagai berikut.



Sebenarnya email dirancang hanya untuk menangani plain text dengan format ASCII saja. Sedangkan file attachment seperti word, excell, dan file grafik biasanya berupa data biner. Sehingga agar file attachment kita dapat di-attach ke pesan teks email kita, maka data biner tersebut perlu di-encode terlebih dahulu menjadi plain teks. Untuk lebih jelasnya berikut adalah hasil encode attachment pdf (agar tidak terlalu panjang encode disingkat).


--0015174a0e2a3f086e04b19fcdc3

Content-Type: application/pdf; name="ucapan.pdf"
Content-Disposition: attachment; filename="ucapan.pdf"

Content-Transfer-Encoding: base64
X-Attachment-Id: f_guy88cdv0
JVBERi0xLjUNCiW1tbW1DQoxIDAgb2JqDQo8PC9UeXBlL0NhdGFsb2cvUGFnZXMgMiAwIFIvTGFu
.
.
.
.
.
NTU2NTYvWFJlZlN0bSA1NTE5ND4+DQpzdGFydHhyZWYNCjU3ODM1DQolJUVPRg==
--0015174a0e2a3f086e04b19fcdc3
Content-Type: image/jpeg; name="background3.jpg"
Content-Disposition: attachment; filename="background3.jpg"
Content-Transfer-Encoding: base64
X-Attachment-Id: f_guy88l5l1
/9j/4AAQSkZJRgABAQEAYABgAAD/2wBDAAEBAQEBAQEBAQEBAQEBAQEBAQEBAQEBAQEBAQEBAQEB
.
.
.
.
.
.
8L1X4a6trF/4T8cyfEBfCe/f8Ag3C0gaX8Mv2sN6nM/j74XAbQMgReF/Ep29AGx5w7bscZ65/oi1GwLsJBuUbXyxAXnymyQAQQ
/9k=
--0015174a0e2a3f086e04b19fcdc3--
Berdasarkan original email tersebut, kita dapat mengetahui bahwa format attachment email tersebut diawali dengan  --0015174a0e2a3f086e04b19fcdc3 dan diakhiri dengan --0015174a0e2a3f086e04b19fcdc3-- dan encoding dilakukan dengan base64.

K-Drama

“Indonesia terkena demam korea” itulah salah satu kutipan yang saya ambil dari salah satu artikel tribun jabar yang mengulas tentang makanan gimbab yang kini jadi makanan favorit setelah maraknya kemunculan K-Drama (istilah untuk drama korea) dalam kancah hiburan Indonesia. Menurut saya kalimat tersebut tidak berlebihan, karena saya dan teman-teman pun merasakan imbas dari  drama korea tersebut. Pernah bahkan suatu kali saya menonton sebuah drama dan sampai tidak tidur hanya untuk menyelesaikan menonton sebuah drama korea. Drama korea umumnya berkisar 16-30 eposide dan alur cerita tiap episodenya selalu diakhiri dengan adegan yang akan membuat pensaran. Menurut saya banyak hal yang menarik dari drama atau film korea bila dibandingkan dengan  sinetron Indonesia. Hal yang paling terlihat yaitu dari pemilihan aktor atau aktrisnya yang terbilang menarik alias cakep-cakep dan cantik-cantik, dalam K-drama bahkan untuk totalitas sebuah drama agar terlihat lebih mengesankan barang” yang dipakai tidak sewa , melainkan hasil membeli semua maka tidak heran dalam biaya pembuatan sebuah K-drama dapat mengeluarkan biaya hingga puluhan ribu dolar. Dalam K-Drama setting musim yang diperlihatkan mempunyai karakter settingan tempat yang bagus. K-drama banyak menggunakan barang – barang dari sponsor dalam negeri, karena orang Korea terkenal sangat mencintai produk dalam negeri. Seperti sponsor mobil Hyundai, ataupun handphone Samsung. actor yang dipilih adalah actor yang mempunyai badan atletis dan tampan sedangkan wanitanya biasa saja tetapi mempuyai keunikan dan kelebihan tersendiri. Dan yang terakhir genre K-drama beraneka ragam, ada action, romance, comedy, mistery, education, history, politik dan banyak lagi. Bukan seperti sinetron Indonesia yang hanya berkisar tentang perebutan harta, cinta dan wanita.

Beberapa K-drama yang pernah saya lihat diantaranya yaitu I am Sam, drama ini mengisahkan tentang Film ini sangat menarik.Mengisahkan tentang kehidupan seorang guru cowok polos dan baik hati dengan seorang anak bos mafia. Anak bos mafia tersebut sangat cantik akan tetapi sangat malas. Sudah berpuluh2 guru privat di datang kan kerumahnya. Akan tetapi tidak ada yang bisa bertahan. Pasta berkisah tentang impian dan keberhasilan seorang wanita muda yang bercita-cita menjadi seorang koki elit di sebuah restoran Italia 'La Sfera'. Selain drama korea saya juga pernah menonton film korea yang berjudul Late Autumn berkisah tentang cinta yang dialami oleh orang-orang yang dipandang sebelah mata oleh masyarakat. Kisah mereka juga mencerminkan situasi saat ini mengenai grup minoritas di Amerika Serikat (imigran asal Asia) dan perjuangan mereka untuk kembali lagi ke kehidupan normal mereka. Kembali ke drama korea yang pernah saya lihat yaitu Athena, bagi kalian yang menyukai action drama ini sangat cocok. Drama ini menceritakan tentang sekelompok teroris yang yang disebut Athena yang mengancam korea dan dunia. Drama ini bukan sequel dari IRIS tetapi berhubungan dengan drama tersebut. Selanjurnya yaitu The Fugitive: Plan B yang mengisahkan tentang buronan detektif swasta. Witch Yoo Hee menceritakan tentang kehidupan seorang wanita bernama Ma Yoo Hee anak dari direktur suatu perusahaan advertising, ia menjadi Direktur di perusahaan Ayahnya. Yoo Hee dingin,kaku,kuno dan seram seperti penyihir membuatnya ditakuti oleh seluruh karyawannya.Oleh sebab itu,ia diberi julukan WITCH oleh karyawan-karyawannya. Winter Sonata Cerita kenangan "Cinta Pertama". Kang Joon-Sang, yang diperankan oleh Bae Yong Joon, pindah ke SMU Chun-Chong untuk mencari identitas ayah kandungnya. Dan Joon-Sang bertemu dengan Jung Yu-Jin, yang diperankan oleh Choi Ji Woo. Midas, Midas berbeda genre dengan drama-drama lain yang sedang tayang saat ini. Drama ini berlatar belakang pasar saham dan bercerita mengenai perebutan kekuasaan, keserakahan, dan ambisi. Hwang Jin Yi sebuah film Korea tahun 2007 yang diangkat dari kisah seorang kisaeng dimasa Dinasti Joseon. Playful Kiss menceritakan mengenai seorang gadis SMA yang menyukai Cowok SMA paling pandai di sekolahnya dan cowok tersebut tidak menyukai gadis ini, karena kebodohannya, tetapi tulus cinta gadis ini meluluhkan hati cowok tersebut. Golden Era of Daughter in Law  berkisah seputar kehidupan dari generasi baru seorang menantu. Miss Ajuma Drama ini bercerita kehidupan sehari-hari Kang Geum Hwa, seorang wanita setengah baya bercerai ,yang berdiri melawan prasangka di dunia. Little Girl K menceritakan tentang seorang gadis SMA yang terlihat normal dan wajar, yang ternyata menutupi semua identitasnya sebagai pembunuh professional demi mencari ayah kandungnya untuk membalas dendam. Dan yang terakhir adalah drama Smile You yang menceritakan tentang seo jung putri kedua dari keluarga chaebol, yang keluarganya tiba-tiba mengalami kehancuran finansial alias bangkrut. Ia dicampakkan oleh suaminya, setelah upacara pernikahan ketika keluarganya tahu tentang masalah keuangan keluarganya. Keluarganya kemudian terpaksa tinggal bersama bekas sopir keluarga mereka. Seo jung Yang dulu kaya dan manja sekarang harus belajar bagaimana untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan sebagai rakyat jelata dalam rumah tangga Kang.

Akhir kata saya berharap semoga tulisan saya dapat memberikan pesan bagi para pembaca sekalian. Tidak lengkap rasanya jika saya tidak memberikan sedikit pesan berharga "Setiap keunikan yang dimiliki seseorang merupakan kelebihan bagi dirinya yang membuat dia semakin berarti. Untuk itu teruslah berjalan ke depan. Karena di penghujung setiap jalan yang kau lalui pasti akan ada pelajaran berharga bagimu."

Sebenarnya Tulisan di atas adalah sebuah contoh steganografi yang saya coba buat. Jika kalian belum tau, berdasarkan Wikipedia Steganografi adalah seni dan ilmu menulis pesan tersembunyi atau menyembunyikan pesan dengan suatu cara sehingga selain si pengirim dan si penerima, tidak ada seorangpun yang mengetahui atau menyadari bahwa ada suatu pesan rahasia.Maka coba temukan pesan tersembunyi yang saya selipkan disana. Selamat mencoba :)


Monday, October 24, 2011

Deteksi Port Scanning


Pada postingan kali ini saya mendapat tugas yang cukup menarik mengenai sistem keamanan. Dalam tugas tersebut saya diminta untuk memantau jaringan dengan menggunakan program sniffer (tcpdump, wireshark). Salah satu yang harus diketahui dari tugas ini adalah usaha untuk melakukan port scanning (misalnya dengan menggunakan program nmap). Sniffer tersebut digunakan untuk menunjukkan attack port scanning tersebut. Sebelumnya kita perlu mengetahui terlebih dahulu mengenai port scanning. Port scanning merupakan salah satu teknik pengintaian penyerangan paling populer yang digunakan untuk menemukan servis-servis yang dapat dimasuki.
Tujuan dari dilakukannya deteksi port scanning pada postingan kali ini adalah untuk menunjukkan:
1. penggunaan nmap
2. penggunaan wireshark
3. output dari port scanning
4. bagaimana cara kerja jaringan

Deteksi port scanning dapat dilakukan dengan menggunakan 3 komputer yang saling terhubung dalam suatu jaringan, seperti tampak pada gambar berikut.



Berikut adalah langkah-langkah yang dilakukan dalam deteksi port scanning.
1. Penyerang/ Attacker
Pada komputer penyerang saya menggunakan nmap versi GUI yaitu zenmap agar mempermudah dalam penggunaannya. Cara menggunakannya yaitu.
- Jalankan zenmap
- Masukan alamat IP target ke dalam field target 
- Pilih profile "intense scan" pada combo box profile. 
- Tekan button scan.

Tampilan awal zenmap
Ini merupakan salah satu hasil nmap pada zenmap.
Output nmap

2. Target
Pada sisi komputer target, pastikan terlebih dahulu bahwa komputer target telah terinstall WinPCap. Dengan adanya WinPCap, maka kita dapat melakukan capture dengan menggunakan Wireshark. Kemudian jalankan daemon dengan mengetikkan perintah berikut di command line 

c:\Program Files\WinPcap>rpcapd -n

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut.


-n akan men-turn off-kan authentication sehingga memungkinkan wireshark untuk melakukan access remote dan capture paket data terhadap komputer target. 


3. Pemantau/ Sniffer
Pada komputer pemantau saya menggunakan wireshark. Wireshark adalah sebuah Network Packet Analyzer. Network Packet Analyzer akan mencoba menangkap paket-paket jaringan dan berusaha untuk menampilkan semua informasi di paket tersebut sedetail mungkin. Pada intinya dengan wireshark kita dapat melihat proses pengiriman data dari komputer penyerang terhadap target. Selain menggunakan wireshark sebenarnya sniffing dapat dilakukan dengan menggunakan tcpdump karena sebetulnya wireshark sangat mirip dengan tcpdump. Hanya saja wireshark memiliki front-end grafik, dan beberapa options sorting dan filtering yang terintegrasi. 


Cara penggunaanya adalah sebagai berikut.
- Jalankan aplikasi wireshark
- Pilih menu capture -> options
- Untuk jenis interface, pilih remote
- Masukan alamat IP komputer target
- Pilih Null Authentication, tekan OK

- Klik Start

- Generate traffic pada komputer target.
Gambar berikut menunjukkan sebagian daftar paket-paket yang berhasil di-capture dalam jaringan.



Pada hasil capture tersebut ditunjukkan waktu saat paket tersebut tertangkap, IP sumber dan tujuan dari paket tersebut, protokol yang digunakan oleh sebuah paket data, serta informasi detail tentang paket data tersebut. Selain itu dari hasil capture tersebut dapat dilihat pada No. 2079-2082 dilakukan ping dari komputer penyerang (167.205.66.107) ke komputer target (167.205.66.90) dengan mengirimkan echo-request. Echo-request merupakan tipe pesan yang digunakan untuk mengetahui apakah komputer target tersebut hidup atau mati/ dalam keadaan tertentu tidak dapat dicapai. hasil capture menunjukkan bahwa komputer target mengirimkan echo-replay yang berarti bahwa komputer target berada dalam keadaan hidup (dapat dicapai).




Referensi:

Friday, October 14, 2011

Investigasi DNS (Part II)

Menyambung postingan sebelumnya, pada postingan kali ini saya akan menuliskan Zone transfer dari www.detik.com dan www.itb.ac.id. Zone transfer di DNS ini merupakan proses paling cepat untuk memperoleh semua informasi yang dibutuhkan. Salah satu informasi yang saya perlukan adalah informasi tentang subdomain dari kedua domain tersebut. Zone transfer dapat dilakukan dengan perintah "host -l domain.target.com server-dns.target.com" yang dijalankan pada command prompt. 


Hasil zone transfer www.itb.ac.id dengan menggunakan 'host' dapat dilihat disini.

Atau dapat juga menggunakan 'dig' dengan perintah "dig server-dns.target.com domain.target.com AXFR" di command prompt.


Hasil zone tranfer www.itb.ac.id dengan menggunakan 'dig'  dapat dilihat disini.

Dari hasil zone transfer tersebut, kemudian dilakukan pemisahan untuk  subdomain 4th level, diperoleh subdomain sebanyak 717 buah, dengan rincian sebagai berikut.


8eh.itb.ac.id.
_domainkey.itb.ac.id.
aaei.itb.ac.id.
academic.itb.ac.id.
ae.itb.ac.id.
afm.itb.ac.id.
ai3.itb.ac.id.
ai3-indonesia-ether.itb.ac.id
AI3-NOC-PAU-Cat6-Vlan.itb.ac.id
aikido.itb.ac.id.
akademik.itb.ac.id.
alumni.itb.ac.id.
antivirus.itb.ac.id.
antivirus-ng.itb.ac.id.
antivirus-slb.itb.ac.id
apache2006.itb.ac.id.
apccas2002.itb.ac.id.
ar.itb.ac.id.
arc.itb.ac.id.
arkavidia.itb.ac.id.
arsip.itb.ac.id.
art.itb.ac.id.
as.itb.ac.id.
astronomi.itb.ac.id.
astronomy.itb.ac.id.
aula-barat.itb.ac.id
aula-tmr.itb.ac.id.
auth.itb.ac.id.
av1.itb.ac.id.
av2.itb.ac.id.
baak.itb.ac.id.
backup-hosting.itb.ac.id
backup-mx.itb.ac.id.
backup-students.itb.ac.id
backup-zone.itb.ac.id.
bangda.itb.ac.id.
beasiswa.itb.ac.id.
beasiswalk.itb.ac.id.
belajar-mandiri.itb.ac.id
berkala.itb.ac.id.
billing.itb.ac.id.
billing-ng.itb.ac.id.
biomed.itb.ac.id.
biostrat.itb.ac.id.
biotech.itb.ac.id.
blendedlearning.itb.ac.id
blog.itb.ac.id.
blogs.itb.ac.id.
blue.itb.ac.id.
bmedays2005.itb.ac.id.
bmg.itb.ac.id.
bosscha.itb.ac.id.
brocade.itb.ac.id.
builder.itb.ac.id.
cache.itb.ac.id.
cache-1.itb.ac.id.
cache-2.itb.ac.id.
cache1.itb.ac.id.
cache2.itb.ac.id.
cache3.itb.ac.id.
cache4.itb.ac.id.
cache6.itb.ac.id.
cachebone.itb.ac.id.
calonadmin.itb.ac.id.
cam.itb.ac.id.
campuschannel.itb.ac.id
capoeira.itb.ac.id.
cas.itb.ac.id.
catalysis.itb.ac.id.
cbsed.itb.ac.id.
cc.itb.ac.id.
ccar.itb.ac.id.
che.itb.ac.id.
chem.itb.ac.id.
cisco-dialin1.itb.ac.id
cisco-dialin10.itb.ac.id
cisco-dialin11.itb.ac.id
cisco-dialin12.itb.ac.id
cisco-dialin13.itb.ac.id
cisco-dialin14.itb.ac.id
cisco-dialin3.itb.ac.id
cisco-dialin4.itb.ac.id
cisco-dialin5.itb.ac.id
cisco-dialin6.itb.ac.id
cisco-dialin7.itb.ac.id
cisco-dialin8.itb.ac.id
cisco-dialin9.itb.ac.id
cisco-en.itb.ac.id.
cisco-en-en.itb.ac.id.
climatechange.itb.ac.id
cloud.itb.ac.id.
cnrg.itb.ac.id.
cnrg-lib.itb.ac.id.
cnrglab.itb.ac.id.
coci.itb.ac.id.
comlabs.itb.ac.id.
commodo.itb.ac.id.
compscience.itb.ac.id.
compscience.itb.ac.id
connect.itb.ac.id.
course.itb.ac.id.
cre.itb.ac.id.
crep.itb.ac.id.
crs.itb.ac.id.
cvsup.itb.ac.id.
cyberlib.itb.ac.id.
da.itb.ac.id.
datacenter.itb.ac.id.
db.itb.ac.id.
dcpusat.itb.ac.id.
desktop.itb.ac.id.
dev.itb.ac.id.
develop.itb.ac.id.
developer.itb.ac.id.
dews.itb.ac.id.
dies40mbwg.itb.ac.id.
dies50-challenge.itb.ac.id
diesemas.itb.ac.id.
digilib.itb.ac.id.
dimas.itb.ac.id.
dipa.itb.ac.id.
dirdikpp.itb.ac.id.
distancE-courses.itb.ac.id
distantlearning.itb.ac.id
ditbang.itb.ac.id.
ditdik.itb.ac.id.
ditkeu.itb.ac.id.
dl.itb.ac.id.
dlo.itb.ac.id.
dlomail.itb.ac.id.
dns-anycast.itb.ac.id.
dnsadm.itb.ac.id.
dokodemo.itb.ac.id.
dosen.itb.ac.id.
dp.itb.ac.id.
dsp.itb.ac.id.
dummiesche.itb.ac.id.
dummiesfti.itb.ac.id.
e-club.itb.ac.id.
e-course.itb.ac.id.
ebs.itb.ac.id.
ecampus.itb.ac.id.
ecocampus.itb.ac.id.
ee.itb.ac.id.
egov.itb.ac.id.
eii.itb.ac.id.
eis.itb.ac.id.
ejournal.itb.ac.id.
el92.itb.ac.id.
elearning.itb.ac.id.
electrocity2011
endowmentfund.itb.ac.id
entrepreneur.itb.ac.id.
epsdl.itb.ac.id.
ergo.itb.ac.id.
erptest.itb.ac.id.
et.itb.ac.id.
ezmlm-web.itb.ac.id.
fa.itb.ac.id.
faraday.itb.ac.id.
fi.itb.ac.id.
find.itb.ac.id.
fitb.itb.ac.id.
fmb.itb.ac.id.
fmipa.itb.ac.id.
forum.itb.ac.id.
forumrektor.itb.ac.id.
fpa.itb.ac.id.
fsrd.itb.ac.id.
fti.itb.ac.id.
ftmd.itb.ac.id.
ftp.itb.ac.id.
ftp2.itb.ac.id.
ftpsearch.itb.ac.id.
ftpsearch2.itb.ac.id.
ftsl.itb.ac.id.
ftsp.itb.ac.id.
fttm.itb.ac.id.
gamais.itb.ac.id.
ganeca2.itb.ac.id.
ganechat.itb.ac.id.
ganesha.itb.ac.id.
ganeshabermain.itb.ac.id
ganeshatv.itb.ac.id.
gate-vhf.itb.ac.id.
gc.itb.ac.id.
gcca.itb.ac.id.
gd.itb.ac.id.
gdl.itb.ac.id.
gea.itb.ac.id.
geoaplika.itb.ac.id.
geoph.itb.ac.id.
geothermal.itb.ac.id.
gerbang.itb.ac.id.
gf.itb.ac.id.
graphics.itb.ac.id.
grid.itb.ac.id.
ce-tf.grid.itb.ac.id.
grid.itb.ac.id.
groups.itb.ac.id.
gw-hf.itb.ac.id.
gw-paume.itb.ac.id.
hayati.itb.ac.id.
himastron.itb.ac.id.
himatek.itb.ac.id.
hitbox.itb.ac.id.
hmif.itb.ac.id.
hmm.itb.ac.id.
hmtl.itb.ac.id.
hosting.itb.ac.id.
hubc.itb.ac.id.
humas.itb.ac.id.
hydraulic.itb.ac.id.
iatmism.itb.ac.id.
ic-design.itb.ac.id.
icap.itb.ac.id.
icici-bme.itb.ac.id.
icius2010.itb.ac.id.
icpco2007.itb.ac.id.
ict.itb.ac.id.
ictmp.itb.ac.id.
idln.itb.ac.id.
iecom.itb.ac.id.
ied.itb.ac.id.
if.itb.ac.id.
IIE.itb.ac.id.
iiwas2002.itb.ac.id.
ilearn.itb.ac.id.
im.itb.ac.id.
imhere.itb.ac.id.
ims.itb.ac.id.
indonesia-itb-ether.itb.ac.id. 14400 IN
infinity.itb.ac.id.
inkm2008.itb.ac.id.
inkubator.itb.ac.id.
ins.itb.ac.id.
instrument.itb.ac.id.
interior.itb.ac.id.
intermedia.itb.ac.id.
international.itb.ac.id
ioaa2.itb.ac.id.
iom.itb.ac.id.
ip.itb.ac.id.
ipr.itb.ac.id.
ipv6.itb.ac.id.
ipv6day.itb.ac.id.
irc.itb.ac.id.
irctr.itb.ac.id.
iro.itb.ac.id.
isnet.itb.ac.id.
isnunet.itb.ac.id.
isrg.itb.ac.id.
it.itb.ac.id.
it.itb.ac.id.
it-helpdesk.itb.ac.id.
ITB-bosscha.itb.ac.id.
itb-inherent.itb.ac.id.
itb1-v6-router.itb.ac.id
itb2-v6-router.itb.ac.id
itb2020.itb.ac.id.
itb3-v6-router.itb.ac.id
itb4-v6-router.itb.ac.id
itb5-v6-router.itb.ac.id
itb75.itb.ac.id.
itbexpo2008.itb.ac.id
itbfair2006.itb.ac.id.
itbfair2010.itb.ac.id.
itbfair2012.itb.ac.id.
itbgtw.itb.ac.id.
itborchestra.itb.ac.id.
itforum.itb.ac.id.
ithelpdesk.itb.ac.id.
iucls.itb.ac.id.
iucls.itb.ac.id.
jaktri.itb.ac.id.
jatinangor.itb.ac.id.
jica.itb.ac.id.
jica-project.itb.ac.id.
jira.itb.ac.id.
jomar.itb.ac.id.
journal.itb.ac.id.
jtm.itb.ac.id.
juandacenter.itb.ac.id
jurnal.itb.ac.id.
jurnalpengelolaanlimbah.itb.ac.id
kabinet-km.itb.ac.id.
kaderisasi-admin.itb.ac.id
kamus.itb.ac.id.
kantorberita.itb.ac.id.
kantorwrma.itb.ac.id.
karatebkc.itb.ac.id.
karir.itb.ac.id.
kata.itb.ac.id.
kb.itb.ac.id.
kealumnian.itb.ac.id.
kemahasiswaan.itb.ac.id
kemitraan.itb.ac.id.
kenmi.itb.ac.id.
kepegawaian.itb.ac.id.
kinerja.itb.ac.id.
kkp.itb.ac.id.
kl.itb.ac.id.
klinikpendidikan.itb.ac.id
km.itb.ac.id.
kongres.km.itb.ac.id.
kmh.itb.ac.id.
kmjsiginjai.itb.ac.id.
kmk.itb.ac.id.
kmpaganesha.itb.ac.id.
kmrg.itb.ac.id.
knif.itb.ac.id.
kokesma.itb.ac.id.
kolaborasi.itb.ac.id.
komunitasfisika.itb.ac.id
koperasi.itb.ac.id.
kostti.itb.ac.id.
kp3kd.itb.ac.id.
kpa.itb.ac.id.
kppenergi.itb.ac.id.
kppmb.itb.ac.id.
kppwk.itb.ac.id.
kria-sr.itb.ac.id.
ksep.itb.ac.id.
ksrpmi.itb.ac.id.
kuesioner.itb.ac.id.
kuliah.itb.ac.id.
kuliah2.itb.ac.id.
kuliah3.itb.ac.id.
laboratory.itb.ac.id.
labs.itb.ac.id.
dlv.labs.itb.ac.id.
LabtekV-Cat6-GEC-1.itb.ac.id
LabtekV-Cat6-GEC-3.itb.ac.id
LabtekV-Cat6-Lo-0.itb.ac.id
LabtekV-Cat6-Mgmt.itb.ac.id
LabtekVIII-Cat6-GE3-4.itb.ac.id
LabtekVIII-Cat6-GEC-1.itb.ac.id
LabtekVIII-Cat6-Lo-0.itb.ac.id.
LabtekVIII-Cat6-Mgmt.itb.ac.id.
LabtekVIII-Cat6-NS3-FE4-2.itb.ac.id
langit.itb.ac.id.
lapi.itb.ac.id.
lb1-mx.itb.ac.id.
lc.itb.ac.id.
ldap.itb.ac.id.
ldap-ng.itb.ac.id.
lfm.itb.ac.id.
lg.itb.ac.id.
lib.itb.ac.id.
library.itb.ac.id.
lk.itb.ac.id.
lms-inherent.itb.ac.id.
localhost.itb.ac.id.
loedroek.itb.ac.id.
logger.itb.ac.id.
logger-ng.itb.ac.id.
login.itb.ac.id.
logistics-center.itb.ac.id
logistik.itb.ac.id.
lp.itb.ac.id.
lp4.itb.ac.id.
lpadrc.itb.ac.id.
lpik.itb.ac.id.
lpkm.itb.ac.id.
lpm.itb.ac.id.
lppm.itb.ac.id.
lpse.itb.ac.id.
lsik.itb.ac.id.
lskk.itb.ac.id.
lss.itb.ac.id.
lte.itb.ac.id.
lumbung1.itb.ac.id.
lumbung1-v2.itb.ac.id.
lumbung2.itb.ac.id.
lumbung2-v2.itb.ac.id.
lumbung3.itb.ac.id.
mailadm.itb.ac.id.
mailadm-ng.itb.ac.id.
mailalumni.itb.ac.id.
mailtracking.itb.ac.id.
maisy.itb.ac.id.
majalahproficio.itb.ac.id
maroon.itb.ac.id.
masadepan.itb.ac.id.
material.itb.ac.id.
math.itb.ac.id.
maxwell.itb.ac.id.
mba.itb.ac.id.
mbwg.itb.ac.id.
mcp-books.itb.ac.id.
merger.itb.ac.id.
mesin.itb.ac.id.
metallurgy.itb.ac.id.
meteo.itb.ac.id.
mgb.itb.ac.id.
Mgmt.itb.ac.id.
mic.itb.ac.id.
migrasi.itb.ac.id.
mining.itb.ac.id.
mirror.itb.ac.id.
mirror-ng.itb.ac.id.
mm.itb.ac.id.
mmt.itb.ac.id.
mobi.itb.ac.id.
mobilcikal.itb.ac.id.
mohonmaap.itb.ac.id.
monitoring.itb.ac.id.
monitoring-temp.itb.ac.id
monitoringv2.itb.ac.id.
movie.itb.ac.id.
mri.itb.ac.id.
ms.itb.ac.id.
multimedia.itb.ac.id.
musi.itb.ac.id.
mwa.itb.ac.id.
mx.itb.ac.id.
mx-in.itb.ac.id.
mx0.itb.ac.id.
mx1.itb.ac.id.
mx1-new.itb.ac.id.
mx1a.itb.ac.id.
mx2.itb.ac.id.
mx3a.itb.ac.id.
mx4.itb.ac.id.
mx4a.itb.ac.id.
mx5.itb.ac.id.
mx6.itb.ac.id.
mx7.itb.ac.id.
netoffice.itb.ac.id.
news.itb.ac.id.
newsadmin.itb.ac.id.
nic.itb.ac.id.
nic-ng.itb.ac.id.
nicadm1.itb.ac.id.
nii.itb.ac.id.
ninja-hattori.itb.ac.id
nms.itb.ac.id.
noc.itb.ac.id.
noc-ccar.itb.ac.id.
noc-sps.itb.ac.id.
nocproject.itb.ac.id.
public.ns.itb.ac.id.
ns-new.itb.ac.id.
ns1.itb.ac.id.
ns1b.itb.ac.id.
ns2.itb.ac.id.
ns2a.itb.ac.id.
ns3.itb.ac.id.
ns4.itb.ac.id.
nt.itb.ac.id.
ntp.itb.ac.id.
ntp.itb.ac.id.
ocean.itb.ac.id.
oceanography.itb.ac.id.
oceanos.itb.ac.id.
ocs.itb.ac.id.
ocw.itb.ac.id.
ohu2007.itb.ac.id.
ojs.itb.ac.id.
old-ganesha.itb.ac.id.
old-pusat.itb.ac.id.
old-students.itb.ac.id.
olimpiade2007.itb.ac.id
olimpiadealquran.itb.ac.id
openbsd-lab.itb.ac.id.
opencores.itb.ac.id.
opensparc.itb.ac.id.
order.itb.ac.id.
oskm.itb.ac.id.
osn-astro.itb.ac.id
owb.itb.ac.id.
p2p-fsrd-to-arsi.itb.ac.id
p2par.itb.ac.id.
p2t.itb.ac.id.
packetscanner.itb.ac.id
pas.itb.ac.id.
patra.itb.ac.id.
PAU-Cat6-FE4-1.itb.ac.id
PAU-Cat6-FE4-7.itb.ac.id
PAU-Cat6-GE2-6.itb.ac.id
PAU-Cat6-GE2-7.itb.ac.id
PAU-Cat6-GE2-8.itb.ac.id
PAU-Cat6-GE3-1.itb.ac.id
PAU-Cat6-GE3-2.itb.ac.id
PAU-Cat6-GE3-4.itb.ac.id
PAU-Cat6-GEC-1.itb.ac.id
PAU-Cat6-GEC-2.itb.ac.id
PAU-Cat6-Lo-0.itb.ac.id
PAU-Cat6-Mgmt.itb.ac.id
pau-cat6k-vlan6.itb.ac.id
paubt.itb.ac.id.
pauir.itb.ac.id.
paume.itb.ac.id.
pcd.itb.ac.id.
pdpt.itb.ac.id.
penerbit.itb.ac.id.
pengungsian.itb.ac.id.
percama.itb.ac.id.
perencanaan.itb.ac.id.
perisaidiri.itb.ac.id.
persma.itb.ac.id.
petakampus.itb.ac.id.
phys.itb.ac.id.
pilrek2010.itb.ac.id.
pinri.itb.ac.id.
pinteraktif.itb.ac.id.
pir.itb.ac.id.
pl.itb.ac.id.
placeof.itb.ac.id.
planet.itb.ac.id.
pmb.itb.ac.id.
pmk.itb.ac.id.
pmo.itb.ac.id.
pn.itb.ac.id.
portal.itb.ac.id.
portsnap.itb.ac.id.
poss.itb.ac.id.
power.itb.ac.id.
powernoc.itb.ac.id.
ppk.itb.ac.id.
ppkpl.itb.ac.id.
pplnbonn.itb.ac.id.
ppmb.itb.ac.id.
ppms.itb.ac.id.
pps.itb.ac.id.
ppt.itb.ac.id.
pptik.itb.ac.id.
premium.itb.ac.id.
pri.itb.ac.id.
pringgapuk.itb.ac.id.
proceedings.itb.ac.id.
profil-kaderisasi.itb.ac.id
prohil.itb.ac.id.
proyek.itb.ac.id.
psda.itb.ac.id.
psdi.itb.ac.id.
pstk.itb.ac.id.
ptkk.itb.ac.id.
pusat.itb.ac.id.
pusat-lama.itb.ac.id.
pusat2.itb.ac.id.
pwk.itb.ac.id.
R11.itb.ac.id.
ra01b.itb.ac.id.
ra02.itb.ac.id.
ra11.itb.ac.id.
RA12.itb.ac.id.
ra13.itb.ac.id.
ra5.itb.ac.id.
radio-net.itb.ac.id.
radius.itb.ac.id.
radnet1.itb.ac.id.
radnet2.itb.ac.id.
rapidshare.itb.ac.id.
rbl.itb.ac.id.
rbn.itb.ac.id.
rbn1.itb.ac.id.
rcmeae.itb.ac.id.
register.itb.ac.id.
rektorkita.itb.ac.id.
relasialumni.itb.ac.id.
research.itb.ac.id.
rict.itb.ac.id.
rnd.itb.ac.id.
rockmagnetic.itb.ac.id.
rumahputih.itb.ac.id.
rusnas-cf.itb.ac.id.
s.itb.ac.id.
sa.itb.ac.id.
sac-en.itb.ac.id.
sahang.itb.ac.id.
salman.itb.ac.id.
samba.itb.ac.id.
sampoernasbm.itb.ac.id.
sappk.itb.ac.id.
sappk2.itb.ac.id.
sastra.itb.ac.id.
satpam.itb.ac.id.
sbm.itb.ac.id.
sbm-baru.itb.ac.id.
science.itb.ac.id.
scout.itb.ac.id.
sdm.itb.ac.id.
seei2010.itb.ac.id.
server3.itb.ac.id.
si.itb.ac.id.
sia.itb.ac.id.
siaman.itb.ac.id.
sibf2008.itb.ac.id.
silog.itb.ac.id.
singalodra.itb.ac.id.
sipx.itb.ac.id.
sisfoperencanaan.itb.ac.id
siskeu.itb.ac.id.
siskeu01.itb.ac.id.
sismik.itb.ac.id.
sisorg.itb.ac.id.
sispran.itb.ac.id.
sispran2.itb.ac.id.
sith.itb.ac.id.
skd.itb.ac.id.
skorhoki.itb.ac.id.
smartcampus.itb.ac.id.
smtp.itb.ac.id.
snmptn.itb.ac.id.
soemardja.itb.ac.id.
soi.itb.ac.id.
soi-proxy.itb.ac.id.
soi-router.itb.ac.id.
soi-server.itb.ac.id.
sop-pep.itb.ac.id.
sostek.itb.ac.id.
sp.itb.ac.id.
spe.itb.ac.id.
spi.itb.ac.id.
spm.itb.ac.id.
spns.itb.ac.id.
sps.itb.ac.id.
sps.itb.ac.id.
ssdk.itb.ac.id.
staff.itb.ac.id.
stat.itb.ac.id.
stats.itb.ac.id.
statuta-ftmd.itb.ac.id.
stei.itb.ac.id.
strategi-belajar.itb.ac.id.
streamv6.itb.ac.id.
students.itb.ac.id.
students-ng.itb.ac.id.
studiumgenerale.itb.ac.id
suk.itb.ac.id.
backup.suk.itb.ac.id.
svnserver.itb.ac.id.
sysapp.itb.ac.id.
tec.itb.ac.id.
TeknologiInformasi.itb.ac.id
telecom.itb.ac.id.
telecommunication.itb.ac.id
telekomunikasi.itb.ac.id
telematic.itb.ac.id.
telepondigital.itb.ac.id
tenismeja.itb.ac.id.
terra.itb.ac.id.
testbed.itb.ac.id.
tf.itb.ac.id.
thinclient.itb.ac.id.
timbeasiswa.itb.ac.id.
tl.itb.ac.id.
tm.itb.ac.id.
tpb.itb.ac.id.
transport.itb.ac.id.
triplehelix10.itb.ac.id
tunnel-inherent.itb.ac.id
tutor.itb.ac.id.
u2l.itb.ac.id.
ubala.itb.ac.id.
ubg.itb.ac.id.
ubt.itb.ac.id.
ugreen.itb.ac.id.
uka.itb.ac.id.
ukb.itb.ac.id.
ukb-debust.itb.ac.id.
ukir.itb.ac.id.
ukm.itb.ac.id.
ukmr.itb.ac.id.
ukp.itb.ac.id.
ukss.itb.ac.id.
uksu.itb.ac.id.
umkr.itb.ac.id.
unioncatalogues.itb.ac.id
unisispran.itb.ac.id.
unit.itb.ac.id.
uptor.itb.ac.id.
urpa.itb.ac.id.
usdi.itb.ac.id.
usdi-imhere.itb.ac.id.
usdi-reps.itb.ac.id.
usm.itb.ac.id.
utenis.itb.ac.id.
vclass.itb.ac.id.
vic-rat.itb.ac.id.
video.itb.ac.id.
virtual-university.itb.ac.id
vlsi.itb.ac.id.
vod-server.itb.ac.id.
vpn.itb.ac.id.
vpn-v6.itb.ac.id.
vproject.itb.ac.id.
waveLAN-disnak.itb.ac.id
WaveLAN-DisNak-ITB.itb.ac.id
wavelan-ikip.itb.ac.id.
WaveLAN-ITB-Lapan.itb.ac.id
WaveLAN-ITB-midc.itb.ac.id
waveLAN-ITB-RadNet.itb.ac.id
WaveLAN-ITB-Unisba.itb.ac.id
waveLAN-RadNet-ITB.itb.ac.id
waveLAN-ypkp.itb.ac.id.
web.itb.ac.id.
webhosting.itb.ac.id.
webkampus.itb.ac.id.
webservice.itb.ac.id.
webservices-sispran.itb.ac.id
webvpn.itb.ac.id.
whois.itb.ac.id.
windowsupdate.itb.ac.id
wrks.itb.ac.id.
wrm.itb.ac.id.
wuz-wuz.itb.ac.id.
www1.itb.ac.id.
www2.itb.ac.id.
www3.itb.ac.id.
xxx.itb.ac.id.
yankes.itb.ac.id.
ZD1.itb.ac.id.
ZD2.itb.ac.id.
ZD3.itb.ac.id.
zimbra.itb.ac.id.

Zone transfer untuk domain www.itb.ac.id ini ternyata hanya dapat dilakukan dari dalam ITB sendiri. Karena ketika saya coba dari luar ITB, hasil yang diperoleh adalah sebagai berikut.


Sedangkan untuk zone transfer www.detik.com dengan menggunakan perintah yang sama seperti pada www.itb.ac.id informasi tidak dapat diperoleh, seperti yang tampak pada gambar berikut.



Referensi: