Showing posts with label Bandung. Show all posts
Showing posts with label Bandung. Show all posts

Sunday, January 18, 2015

Dusun Bambu Family Leisure Park

Akhir-akhir ini saya sedang benar-benar keranjingan jalan-jalan alias traveling. Memang ya traveling itu menyenangkan dan bikin ketagihan. Setelah akhir tahun lalu saya baru saja melakukan perjalanan ke jogja mengunjungi beberapa tempat yang luar biasa. Itu kali pertama saya benar-benar jalan-jalan sesuai impian saya sejak lama "Backpacker-an", dari situ saya malah jadi semakin penasaran menunggu trip-trip berikutnya. Mungkin saya baru akan posting perjalanan backpacker saya ke Jogja setelah postingan ini.

Nah kali ini saya ingin share sedikit pengalaman saya mengunjungi salah satu lokasi wisata di kawasan Bandung Barat yaitu "Dusun Bambu Family Leisure Park" yang berlokasi di Jl. Kolonel Masturi Km. 11, Situ Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat. Akses jalan ke Dusun Bambu ini cukup mudah. Bagi kalian yang tinggal di kawasan Cimahi dan sekitarnya kalian bisa melalui jalur Cihanjuang, sedangkan bagi kalian yang berada di Bandung dapat mengakses lokasi melalui Jalan Sersan Bajuri ke arah Cisarua. 

Tiket masuk ke Dusun Bambu hampir mirip dengan Floating Market Lembang, Tarifnya Rp. 10.000,- per orang. Untuk kendaraan juga ada voucher tanda masuk kendaraan, motor Rp. 10.000,- mobil Rp 15.000,- bus dan mini bus Rp. 25.000,-. Nah tiket parkir jangan ditinggal di kendaraan ya karena saat masuk akan ada pemeriksaan tiket kembali.

List Harga Voucher Tanda Masuk
Tiket Masuk
Dari lokasi parkiran ke lokasi utama kita dapat berjalan atau menggunakan kendaraan yang disediakan oleh pihak pengelola, nama kendaraannya "Wara Wiri". Untuk naik kendaraan ini kita tidak perlu membayar lagi cukup dengan memperlihatkan tiket masuk saja. Lokasi utama sebenarnya tidak terlalu jauh hanya berjarak sekitar 3 menit jika ditempuh dengan menggunakan kendaraan "Wara Wiri" ini. Jalan juga bisa sih tidak terlalu jauh, hanya saja tidak ada salahnya untuk mencoba naik kendaraan unik ini :D

Kendaraan Wara Wiri
Shelter Wara Wiri
Petunjuk Arah
Setibanya di lokasi utama kita bisa langsung mengekplor area Dusun Bambu yang cukup luas, banyak pemandangan menarik disana, menurut saya Dusun Bambu ini cocok untuk berbagai kegiatan baik itu kegiatan rekreasi keluarga, kumpul dengan teman, atau bersama pasangan. Acara kantor, sekolah, atau kampus juga bisa karena Dusun Bambu ini memiliki area terbuka yang cukup luas dengan udara yang sejuk dan pemandangan yang indah. Jika mau mencari lokasi pre-wedding juga lokasi ini cocok menurut saya, karena banyak spot yang pas.

Paddy Field





Saat saya dan teman saya tiba di lokasi, kami memutuskan untuk mengeksplor daerah tempat makan, bukan untuk makan sebenarnya akan tetapi hanya untuk melihat-lihat terlebih dahulu karena saat kami sampai rasanya belum masuk waktu makan siang. Salah satu tempat makan yang unik disana yaitu ruangan berbentuk seperti sarang burung yang berada di atas diantara pohon-pohon yang bisa diakses melalui jembatan gantung, nama tempat ini "Lutung Kasarung". Untuk ruangan yang kecil tarifnya Rp. 100.000,- per jam dengan kapasitas 3-5 orang.

Lutung Kasarung
Pintu Masuk Ruangan "Lutung Kasarung"

Ruangan "Lutung Kasarung"
Jembatan Gantung
Lokasi tempat makan lainnya ada "Purbasari", tempat makannya berbentuk bamboo gazebo yang berada disisi danau, di tempat ini kalian bisa menikmati makanan khas sunda secara lesehan, dapat juga menggunakan sampan untuk menikmati danaunya. Sayangnya kami tidak mencoba masuk kesana jadi tidak bisa memberikan banyak informasi mengenai tarif sampan dan gazebo-nya.

Pintu Masuk Purbasari

Bamboo Gazebo

Lokasi makan lainnya, ada Cafe Burangrang dan Pasar Khatulistiwa. Nah setelah puas berkeliling saya dan teman saya memutuskan makan di Pasar Khatulistiwa. Karena disana banyak pilihan kuliner mulai dari Gorengan, Sate ayam-kambing, Sosis Bakar, Pempek, Wafel, Es Potong Singapure, Bakmie, Bakso Malang, Batagor, Baso Tahu, Surabi, Nasi Goreng, Kwetiau Goreng Kuah, Burger, Kembang Tahu, Tahu Gejrot, dll. Selain kuliner, Bagi kalian yang ingin membeli souvenir bisa juga menemukannya di Pasar Khatulistiwa ini. Untuk membeli makanan di Pasar Khatulistiwa kalian harus menukarkan uang kalian terlebih dahulu menjadi voucher yang memiliki nilai pecahan sama dengan uang yang kalian tukarkan. Kisaran harga makanan disana sekitar Rp. 20.000,- sampai Rp. 40.000,-.

Pasar Khatulistiwa
Cafe Burangrang
Taman Bermain
Selama menyantap makanan di Pasar Khatulistiwa kalian juga bisa sambil menikmati alunan musik bamboo instrumen live performance yang berlokasi di depan bagian Receptionist.

Reception
Bamboo Instrument Live Performance
Lokasi terakhir yang kami kunjungi yaitu taman bunga, letaknya tepat di belakang Pasar Khatulistiwa.

Taman Bunga

Kesimpulan saya, tempat ini recommended untuk dikunjungi :)





Friday, November 28, 2014

Pendaftaran Peserta BPJS Umum

Akhirnya bisa posting lagi... Bismillah kali ini saya ingin berbagi sedikit tentang pengalaman saya mendaftar sebagai peserta BPJS umum. Kebetulan tempat saya bekerja belum memfasilitasi keanggotaan asuransi bagi karyawan barunya. Sehingga mau tidak mau saya harus mengurus pendaftarannya sendiri. Apalagi menurut saya asuransi ini sangat penting, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi pada kita besok atau lusa. Bukan berdo'a semoga sakit, akan tetapi pencegahan lebih baik daripada mengobati. Setidaknya dengan adanya asuransi kesehatan apabila terjadi sesuatu hal maka biaya pengobatan akan sedikit banyak tercover dari program asuransi tersebut. Selain itu, setelah saya membaca sebuah artikel yang memuat informasi bahwa keanggotaan BPJS ini akan menjadi "sangat penting". Wacananya kelak pembuatan passport, buku nikah, SIM dan STNK harus menyertakan kartu BPJS. Untuk itu saya mulai mencari informasi berkaitan dengan pembuatan kartu BPJS ini.

Awalnya saya berencana untuk melakukan pendaftaran secara online melalui website BJPS agar prosesnya lebih cepat dan tidak harus mengantri lama. Akan tetapi ternyata pendaftaran online tersebut sudah tidak dapat dilakukan. Sehingga saya harus mendaftar secara langsung ke kantor BPJS terdekat. Kebetulan domisili saya di wilayah Cimahi Selatan maka saya mendatangi BPJS Kantor Layanan Operasional Kota Cimahi yang berlokasi di Komplek Kotamas Jl. Kotamas Raya No. 1 Cimahi. Nah untuk kalian yang ingin melihat Alamat Kantor BPJS di wilayah/regional kalian, kalian dapat melihatnya disini. 

Saya sudah bisa membayangkan bagaimana mengantrinya saat proses pendaftaran nanti seperti yang teman saya informasikan bahwa saya harus datang sepagi mungkin untuk mengambil nomor antrian. Karena layanan perharinya dibatasi hanya 100 peserta kalau tidak salah. Kalau bisa datang dari jam 04.00 WIB katanya. Membayangkannya saja saya sudah malas. Saya datang ke BPJS KLOK Cimahi pukul 06.30 WIB, saya pikir saya tidak akan kebagian nomor antrian tetapi beruntung saya masih mendapat nomor antrian bahkan masih termasuk nomor urut kecil. Saya mendapat nomor urut 37. Katanya sih kalau Jum'at memang antriannya tidak terlalu banyak. Mungkin  karena nanti terpotong oleh solat Jum'at jadi tidak sebanyak hari-hari biasanya. Saya mendengar ada ibu-ibu yang datang sejak pukul 05.30 WIB dan mendapat nomor antrian 10. mereka sengaja datang subuh hanya untuk mengambil nomor antrian tanpa sempat mandi ataupun berdandan. Setelah mengambil nomor mereka pulang ke rumah untuk bersiap-siap karena loket pelayanan baru dibuka pukul 08.00 WIB.

Saat pengambilan nomor antrian di bagian security, mereka akan memeriksa kelengkapan persyaratan pendaftarannya, seperti Formulir pendaftaran (minta ke security atau petugas yang memberikan nomor antrian), Fotocopy Kartu Keluarga (KK), Fotocopy KTP, Fotocopy Buku Rekening Tabungan dan Pas Photo ukuran 3x4. Menurut informasi saat pendaftaran per tanggal 1 November 2014 pendaftaran BPJS umum hanya dapat dilakukan secara kolektif, tidak dapat dilakukan perorangan. Maksudnya yaitu ketika mendaftar semua nama yang tercantum dalam Kartu Kelurga (KK) harus didaftarkan juga secara kolektif. Boleh diwakilkan asal seluruh persyaratan lengkap. Bank yang dapat digunakan untuk pendaftaran BPJS diantaranya Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Negara Indonesia (BNI) dan harus konvesional, bukan syariah. Untuk persyaratan Fotocopy Buku rekening, masing-masing calon peserta BPJS harus memiliki nomor rekening pribadi.

Saat pendaftaran, kita tinggal menyerahkan seluruh persyaratan dan petugas BPJS akan menginputkan data kita. Oh iya sebagai informasi dalam formulir pendaftaran kita dapat memilih fasilitas kesehatan yang akan kita gunakan dan kelas perawatan. Pemilihan kelas perawatan ini akan menentukan banyaknya iuran setiap bulan yang harus kita bayarkan. Ada 3 (tiga) pilihan kelas perawatan, diantaranya kelas I Rp. 59.500,-, Kelas II Rp. 42.500,-, dan kelas III Rp. 25.500,-. Iuran dilakukan maksimal tanggal 10 setiap bulannya. Bagi peserta BPJS yang mendaftar lebih dari tanggal 26 pada bulan tersebut, baru akan dikenakan biaya pada bulan berikutnya. Fasilitas kesehatan dapat dipilih tergantung dari Puskesmas, Klinik atau dokter pribadi yang peserta BPJS inginkan.

Setelah proses input selesai dilakukan oleh petugas BPJS, maka petugas akan memberikan semacam tanda terima yang memuat nomor rekening virtual dan jumlah iuran yang harus kita bayarkan. Setelah itu, kita dapat mendatangi bank untuk melakukan transaksi pembayaran dan menerima bukti pembayaran. Bukti pembayaran tersebut digunakan kembali untuk mengambil kartu BPJS yang telah dicetak di tempat kita mendaftar BPJS. Kartu yang kita terima saat itu, baru dapat digunakan setelah 7 hari. Sebelumnya saya sempat mendengar kartu tersebut awalnya dapat langsung digunakan akan tetapi mungkin untuk menertibkan administrasi maka diambilah kebijakan dimana kartu tersebut baru dapat aktif setelah 7 hari dari pendaftaran. Untuk kalian yang sudah kadung memiliki Kartu ASKES atau JKN, tidak perlu kuatir karena kartu-kartu tersebut masih memiliki kegunaan yang sama dan diterima juga sama seperti kartu BPJS ini.

Kartu BPJS

Sekian Informasi dari saya, semoga bermanfaat :)

Wednesday, April 2, 2014

Mencicipi Makanan Korea di Hankook Gwan (한국 관) Bandung


Sudah lama sekali saya tidak posting disini. Dibilang sibuk sih tidak juga karena selama ini masih punya banyak waktu buat main sama temen-temen. Tapi entah kenapa menulis itu bener-bener membutuhkan mood yang bagus. Biasanya kalau mood sudah bagus tulisan bisa ngalir begitu saja. Contohnya seperti sekarang ini, kebetulan saya sedang ada proyekan bersama temen-temen. Proyek tersebut diambil berdasarkan hobi kami tapi dibuat supaya bisa menghasilkan. Apalagi kalo bukan masalah tulis menulis. Jujur saya sebenarnya merasa kalau tulisan saya mungkin tidak sebagus penulis-penulis hebat di luar sana. Tapi sejak awal niat awal saya hanya ingin sharing apa saja yang ada di pikiran saya dan kalo bisa berbagi lewat tulisan saya. Dan tidak disangka rewardnya apresiasi dari pembaca blog sekalian. Sedikit bocoran soal proyek saya bisa diliat disini. Siapa tau banyak yang penasaran soal kimia dan sains. Silahkan dicek. OOT dikit gpp ya... :D

Buat postingan kali ini saya ingin berbagi tentang pengalaman saya mencicipi masakan korea yang lumayan authentic. Sudah lumayan lama sih waktunya tapi tidak ada salahnya berbagi tempat makan makanan Korea di Bandung yang recommended. Tempatnya di daerah Sukajadi namanya 한국 관 (baca: Hankook Gwan) dekat dengan Tomodachi Resto Bandung. Saya datang ke tempat ini sebetulnya karena bertepatan dengan acaranya HKLCB (Homey Korean Languange Club Bandung) dalam rangka merayakan hari kelulusan kami sebagai Non Member menjadi Member. Tempatnya dari luar sih seperti rumah tua peninggalan jaman Belanda. Masuk ke dalam barulah mulai sedikit terasa suasana khas Koreanya walaupun tidak banyak, hanya berupa ornamen hiasan dinding. Disana kita langsung menuju meja yang sudah kami pesan yang berada di bagian belakang. Di tengah-tengahnya terdapat taman yang lumayan besar dan di bagian sisi-sisinya terdapat meja-meja untuk pengunjung. Konsepnya malah lebih mirip rumah makan sunda dengan bilik-bilik bambunya sih dibanding rumah makan korea.. Mungkin mereka tidak mau melupakan ciri khas dari Bandungnya itu sendiri makanya dibuatlah seperti itu. 

Makan-makan HKLCB Angkatan 14 di 한국 관
Yang membuat saya sadar itu rumah makan Korea adalah karena di masing-masing meja terdapat semacam langseng yang tertanam dan beberapa piring kecil side dishes khas Korea yang mirip kacang goreng dibumbu pedas manis, ikan teri dibumbu pedas manis, tumis labu siam, kimchi, saus seperti kecap asin dengan wijen, sambal yang rasanya tidak pedas tapi mirip sambel terasi. Panitia acara memesankan kami beberapa jenis makanan khas Korea berikut. Oh iya sebelumnya saat memesan pastikan kalian meminta Halal Food untuk teman-teman yang muslim ya. ;)

1. Daging panggang 불고기 (baca: Bul-go-gi) 
 
Ilustrasi Beef Bulgogi

Makanan ini disajikan langsung diatas kompor dan penyajiannya lengkap dengan selada air, cabe hijau, dan bawang putih untuk membungkusnya.
Nah untuk cara makannya seperti ini...
Ilustrasi Cara Makan Bulgogi
       2. Nasi campur 비빔밥(baca: Bi-bim-bap), 

Ilustrasi Bibimbap

Makan ini yang paling enak menurut saya, sayangnya saya hanya kebagian mencicipi sekitar 1-2 sendok saja. Cara makannya gampang, kalian hanya tinggal mencampurkan/mengaduk seluruh bahan yang tersedia di dalam mangkuk. Hasilnya...음~ 맛있다....
       3. Kimchi stew 김치 찌개 (baca: Kim-chi Jji-gae),  

Ilustrasi Kimchi Jjigae

Makanan yang ini merupakan kimchi yang dimasak dengan kuah di dalamnya dimasukan semacam tahu sutera. Lumayan sih rasanya..
        4. Spicy Seafood Noodle Soup 짬뽕 (baca: Jjam-ppong), 

Ilustrasi Jjamppong

Makanan ini yang agak unik karena di dalamnya menggunakan soun dan rice cake. Jadi rasanya seperti memakan cilok dalam sup. Hahaha...unik :p
        5. Spicy Korean Fried Chicken 양념 치킨 (baca: Yang-Nyeong Chi-Khin)

Ilustrasi Spicy Korean Fried Chicken

Makanan ini mirip dengan yang saya coba di Mujigae. Tapi lebih enak di 한국 관 sih rasanya lebih pas. 
        6. Sup rumput laut 미역국 (baca: Mi-yeok Guk) 

Ilustrasi Sup Rumput Laut

Sup ini biasa disajikan untuk orang yang berulang tahun. Rasanya seperti rumput laut yang dimasak seperti sayur bening. 

Makanan-makanan tersebut disajikan bersama semangkuk nasi panas. Ini bukan kali pertama saya mencicipi makanan Korea karena sebelumnya saya juga sudah mencoba mencicipi beberapa jenis makanan Korea di Mujigae. Tapi jujur saya agak kecewa saat mencicipi makanan di Mujigae mungkin karena lidah saya belum terbiasa dengan makanan Korea. Disana saya memesan Kimchi Ramyeon dan Spicy Korean Fried Chicken. Rasanya menurut saya yang biasa makan masakan dengan bumbu rempah-rempah lengkap rasanya makanan Korea ini bumbunya serba nanggung. Dibilang pedas tapi menurut saya sama sekali tidak pedas hanya warnanya saja yang agak kemerahan. Bahkan menurut saya Spicy Korean Fried Chicken-nya lebih enak dengan bumbu pedas manis khas Indonesia.

Nah kalau di 한국 관, rasanya menurut saya lumayan enak dan pas di lidah saya, walaupun rata-rata mungkin masakan Korea memang tidak pedas dan rasanya manis. Favorite saya dari beberapa menu yang disajikan adalah bibimbap. Rasanya pas di lidah dan ada rasa khas seperti bau terbakar/gosong yang mampu memberikan cita rasa berbeda. Mungkin karena bibimbap ini disajikan dalam wadah khusus terbuat dari mangkuk batu korea (Korean Hot Stone Bowl) yang sepertinya dipanaskan menggunakan tungku terlebih dahulu sebelum disajikan. Satu lagi yang cukup saya suka yaitu Spicy Korean Fried Chicken-nya, rasanya agak berbeda dengan yang pernah saya coba di Mujigae. Menurut saya Spicy Korean Fried Chicken di 한국 관 ini rasa makanannya lebih pas tidak senanggung dan semanis di Mujigae, walaupun tetap tidak pedas. Tapi kembali lagi sih ini masalah selera masing-masing. 

Setelah mencicipi berbagai jenis makanan tadi, acara makan-makan kami diakhiri dengan desert-nya berupa minum kopi atau bagi yang tidak suka kopi bisa diganti dengan semangka. Nilai plusnya makanan Korea menurut saya yaitu makanannya termasuk Healthy Food karena bahan-bahannya alami dan bumbu-bumbunya pun sederhana. Tidak heran banyak yang bilang bahwa kulit-kulit orang Korea yang mulus-mulus itu hasil dari pola hidup mereka yang sehat termasuk dari makanan yang biasa mereka santap.

Sunday, September 29, 2013

Jodoh dan Takdir

Saat saya menulis postingan ini, waktu sudah menunjukkan pukul 12.40 WIB. Entah kenapa malam ini saya tiba-tiba ingin menulis tentang tulisan yang agak sedikit random, yaitu tentang perasaan atau situasi yang saat ini saya rasakan. Bahkan mungkin bisa mewakili teman-teman yang sedang berada di fase yang disebut life quartal crisis. Dimana di fase ini, saya dan mungkin sebagian besar teman-teman lainnya sedang dilanda perasaan galau tentang masa depan. Pada fase ini, biasanya mulai bermunculan berbagai pertanyaan yang agak sedikit menggelitik. "Kapan nikah?" ya pertanyaan itu yang mulai sering mencuat akhir-akhir ini diumur-umur segini. Tidak aneh sih sebenarnya, karena memang rata-rata pada kisaran umur ini kebanyakan dari teman-teman kita sudah pada menikah dan bahkan mempunyai anak. Bukan hanya satu, bahkan ada yang sudah punya dua beranjak keberikutnya. Apalagi di kalangan teman-teman perempuan khususnya. 

Salah seorang teman saya bahkan pernah nyeletuk saking kesalnya ditanya terus pertanyaan tersebut. "Kok mereka gak pernah ada yang nanya kapan mati ya?" Hahaha...sebenarnya logik juga celetukan teman saya itu. Hidup, Mati, dan Jodoh semuanya sudah diatur oleh Allah. Dan kita tidak pernah tau kapan hal tersebut akan menghampiri kita. Kita hanya bisa berusaha sekuat tenaga untuk mempersiapkan diri hingga saat itu tiba dan tidak lupa juga berikhtiar dengan membuka diri dalam pergaulan, karena jodoh kan tidak akan tiba-tiba mengetuk pintu rumah kita. Sebenarnya ketiga hal tadi mempunyai satu kesamaan kalau menurut saya. Kesemuanya merupakan awal dimulainya sesuatu hal yang baru. Bedanya, kematian agak ditakuti kehadirannya. Karena seringkali kita merasa bahwa kita belum siap dan belum memiliki bekal apa-apa untuk di akhirat kelak. Padahal sebenarnya kalau menunggu siap rasanya kita tidak akan pernah siap. Kecuali jika kita menyadari bahwa maut dapat kapanpun menghampiri kita. Sehingga kita akan berusaha untuk mempersiapkan diri kita dengan sebaik-baiknya ibadah. Nah sedangkan pernikahan, untuk umur segini merupakan sesuatu yang cukup dinanti. Jadi, tidak perlu terus-menerus ditanya pun kadang kita sering bertanya-tanya pada diri sendiri. "Kapan ya datangnya?", "Siapa ya jodohnya?", "Seperti apa ya orangnya?", dan beberapa pertanyaan lainnya yang seringkali terlintas. Ya walaupun pertanyaan ini, tidak berlaku untuk semua orang di usia ini. Tapi saya yakin walaupun ada teman-teman yang bilang "ah saya sih belum kepikiran menikah." Tapi dalam hati kecilnya pasti juga bertanya-tanya. 

Tapi dari pada pusing dengan pikiran-pikiran tersebut lebih baik kita berhusnudzon kepada Allah. Allah kan sesuai prasangka umat-Nya. Ingat terus janji Allah dalam surat An-Nur Ayat 26.
“Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang .baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik. (Qs. An Nur:26) 
Saya pernah mendengar sebuah ceramah, dalam ceramah tersebut pernah disebutkan bahwa jodoh kita tidak akan jauh berbeda dengan diri kita alias sekufu atau istilah ilmiahnya sefrekuensi. Contohnya saja, jika kita berteman pasti kita akan cenderung berteman dekat dengan orang-orang yang memiliki beberapa kesamaan dengan kita. Sama halnya dengan jodoh.

Nah terus, pertanyaan muncul kembali. Jodoh kan katanya sudah ditetapkan di lauhul mahfudz. Terus apa gunanya kita berdo'a meminta jodoh kepada Allah tentang kriteria jodoh idaman kita? percuma aja dong minta kriteria setinggi langit tapi kalau ternyata kita sudah ditakdirkan dengan orang tertentu. Dari sebuah ceramah yang pernah saya hadiri, pernah disebutkan bahwa do'a dapat mengubah takdir. Maka jika kita memiliki keinginan. termasuk tentang jodoh, tetaplah berdo'a dan meminta kepada Allah. Dengan senantiasa berhusnudzon kepada Allah. Selama kita yakin do'a kita baik. InsyaAllah akan dikabulkan oleh Allah, hanya saja waktunya mungkin ada yang instan tapi ada juga yang harus menunggu lama atau ditunda bahkan tidak terkabul, Akan tetapi kita harus tetap yakin bahwa tidak dikabulkannya do'a kita ini insyaAllah akan digantikan dengan hal yang jauh lebih baik oleh Allah.

Untuk masalah do'a ini, saya sempat bertukar pikiran dengan salah seorang sahabat saya. Teman saya sempat mengajukan sebuah permasalahan, "Kalau memang jodoh kita sudah ditetapkan terus bagaimana caranya jodoh kita berubah jadi sesuai dengan do'a kita?" Kalau menurut pemikiran saya, misal jodoh kita sudah ditetapkan si A, terus kita berdo'a kepada Allah tentang kriteria jodoh kita. Bukan berarti karena do'a kita jodoh kita yang asalnya A berubah jadi si B. Akan tetapi si A ini akan berubah memperbaiki diri seperti apa yang kita inginkan atau harapkan dalam do'a kita. Sehingga pada saat dia sudah berada dalam kondisi dimana dia sesuai dengan do'a dan harapan kita. Maka saat itulah kita dipertemukan. Nah, dari pemikiran ini saya jadi mengambil sisi positifnya, bisa jadi kita belum dipertemukan dengan jodoh kita mungkin karena kita belum sesuai dengan jodoh kita tersebut. Untuk menyesuaikannya maka kita harus terus memperbaiki diri kita hingga akhirnya kita pantas untuk jodoh kita tersebut. Logikanya, masa kita pengen jodoh kita soleh sedangkan kitanya sendiri tidak solehah? Yang satu gaulnya di mesjid yang satu gaulnya nongkrong di cafe atau mall. Gimana bisa ketemunya?

Contoh menarik terjadi dengan teman saya, teman saya baru dipertemukan dengan jodohnya ketika dia melanjutkan studinya ke luar negeri. Padahal jodohnya tersebut dari almamater yang sama di Indonesianya. Alasannya kenapa mereka tidak bertemu disini? bisa jadi kan itu karena dengan kondisi seperti itu mereka akan berada pada frekuensi yang sama. Karena jika tidak seperti itu, mereka akan sulit bertemu alasannya karena pergaulan mereka berbeda.

Ya...simple sebetulnya. tidak usah bergalau-galau karena jodoh kita sudah ada insyaAllah...Hanya tinggal tunggu waktu yang tepat. Nah selama menunggu mending digunakan untuk memperbaiki diri. Supaya kita segera dipertemukan dengan jodoh kita. Beda kan, kalo kita cuma nunggu dengan berdiam diri dengan kita melakukan sesuatu? Waktu rasanya akan terasa lebih singkat jika kita melakukan suatu hal dibandingkan tidak melakukan apa-apa. So...be positive!!!

Sekian tulisan randomnya...saya cuma ingin berbagi pemikiran selebihnya wallahu 'alam bishawab...
Maaf kalau sekiranya ada tulisan yang kurang berkenan. :) Jangan sungkan untuk memberikan kritik karena saya juga masih perlu banyak belajar. insyaAllah kritik yang membangun akan sangat bermanfaat.

Sunday, September 22, 2013

Surat Keterangan Bebas Narkoba

Karena ada beberapa temen bloger yang memberikan pertanyaan seputar Surat Keterangan Bebas Narkoba dari Rumah Sakit Dustira, Cimahi pada postingan sebelumnya. Akhirnya saya memutuskan untuk membuat postingan tambahan. Berikut ini gambaran surat hasil keterangan hasil pemeriksaan laboratorium dari hasil tes urin yang kemudian hasilnya dikonsultasikan dengan dokter di Poli Kejiwaan.

Hasil Pemeriksaan Laboratorium
Dari hasil konsultasi saya mendapatkan surat keterangan seperti pada gambar berikut, yang kemudian saya bawa ke bagian infokes untuk dicatat dan diberikan cap di bagian belakang lembaran suratnya.

Surat Keterangan Bebas Narkoba
Untuk Alamat lengkap Rumah Sakit di Bandung dan Cimahi yang saya tau mengeluarkan surat keterangan bebas narkoba diantaranya yaitu:
  1. Rumah Sakit Dustira, Cimahi (Rumah Sakit Swasta)
  2. Jl. Rumah Sakit No. 1, Cimahi, Jawa Barat, Indonesia 
    (022) 6652156
  3. Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin, Bandung (Rumah Sakit Pemerintah)
  4. Jl. Pasteur No. 38, Bandung, Jawa Barat, Indonesia.
    (022) 2034953/57

    Semoga infonya bermanfaat :D

    Thursday, March 21, 2013

    Penipuan Melalui Telpon "Kecelakaan di Sekolah"

    Pagi kemarin ada sebuah kejadian yang membuat panik seisi rumah. Dimulai dengan adanya telpon dari seseorang yang mengaku sebagai guru adik saya yang paling kecil yang mengabarkan bahwa adik saya mengalami kecelakaan. Dia terjatuh di tangga sekolah dan kepalanya retak dan sekarang sedang berada di UGD RSHS dalam kondisi kritis. Saat itu, yang mengangkat telpon adalah ayah saya. Beliau yang mendengar kabar itu langsung panik. Orang tersebut meminta ayah saya untuk segera menghubungi dokter yang menangani adik saya. Ayah saya yang panik langsung berangkat menuju counter isi pulsa karena saat itu kehabisan pulsa. Dalam suasana panik itu, entah kenapa perasaan saya tetap tenang. Sambil memikirkan kejadian apa yang mungkin terjadi di sekolah adik saya sebenarnya sehingga mengakibatkan adik saya mengalami kecelakaan seperti itu. Akhirnya saya menemukan bayangan kejadian yang masuk akal yang memungkinkan adik saya mengalami hal itu. Adik saya kebetulan sekolah di salah satu sekolah menengah di Bandung yang memang melakukan sistem moving class. Jadi setiap pergantian pelajaran siswa akan berduyun-duyun untuk berpindah dari satu kelas ke kelas yang lain. Jadi saya berpikir mungkin saat moving class ini adik saya mengalami kecelakan. Barulah setelah memikirkan kemungkinan itu saya mulai merasa panik. Saat ayah saya keluar, orang yang mengaku guru adik saya itu terus menerus menelpon ke rumah. Bunyi suara dering telpon membuat saya malah semakin panik. Akhirnya saya mengangkat telpon. Akan tetapi saat saya mendengar suara orang itu. Saya merasakan ada sedikit keganjilan. Pasalnya saya merasa kenal dengar suara orang tersebut. Suaranya sama persis dengan orang yang menghubungi rumah saya sehari sebelumnya. Saya ingat dengan logat bicaranya yang agak batak. Alhamdulillah kemampuan voice recognition saya berarti cukup baik :p

    Jadi, sehari sebelumnya sempat ada orang yang menelpon ke rumah saya. Mengaku sebagai teman ayah saya, dia memberitahu bahwa namanya Budiman. Yang membuat saya percaya waktu itu dia tahu nama lengkap ayah saya. Akan tetapi saya agak curiga saat orang tersebut mulai menanyakan informasi tentang nama adik saya, sekolah adik saya, kemudian sekolah saya, dan tempat kerja ibu saya. Saya berpikir, loh katanya teman ayah saya tapi kok masih nanya-nanya informasi tentang hal tersebut. Saya sempat berkali-kali bertanya sebenarnya orang tersebut siapa dan akhirnya dia menjelaskan bahwa dia sempat diminta ayah saya untuk mencarikan kerja untuk anaknya. 

    Nah lanjut ke kejadian panik pagi itu. Saat saya yang menerima telpon beliau terus-menerus mendesak saya untuk segera menyuruh ayah saya menghubungi dokter yang katanya menangani adik saya itu untuk mengetahui kondisi adik saya. Kemudian dia menyebutkan No. Hp orang yang harus saya hubungi. Saya yang saat itu masih terbawa suasana panik. tambah panik saat diburu-buru untuk mencatat No. Hp orang tersebut. Orang itu mengatakan bahwa saya harus menghubungin No. HP 08568070983 a.n Bapak Sudirman. Terus saya tanya jadi No barusan itu no dokternya atau Bapak Sudirman? Kemudian orang itu mengatakan bahwa Bapak Budiman itu orang yang mengurus adik saya disana. Nah saya mulai ragu lagi. Masih dengan nada suara yang membuat panik orang itu terus mendesak saya atau ayah saya untuk segera menghubungi No tersebut sambil dengan nada suara orang yang menangis sedih. Sempat ada dalam pikiran saya. "Oh mungkin bapak ini merasa bersalah karena muridnya ada yang kecelakaan di lingkungan sekolah yang memang menjadi tanggung jawabnya." Akhirnya saya mengatakan iya ayah saya sedang menuju kesana dan sudah akan menghubungi No tersebut. Yang membuat saya kembali ragu lagi, wali kelas adik saya itu seorang perempuan. dan kalaupun memang ada kejadian seperti ini otomatis pasti wali kelas yang akan pertama kali mengabarkan kondisi adik saya itu. Tapi ya namanya sedang dalam kondisi panik kadang akal sehat jadi kurang bekerja.

    Dengan perasaan harap-harap cemas, saya menghubungi adik saya yang satu lagi dan Ibu saya, untuk mengabarkan semuanya. Anehnya saat saya menghubungi ibu saya beliau dengan suara yang sangat tenang menyarankan saya untuk menghubungi pihak sekolah terlebih dulu untuk memastikan semuanya. Padahal kemarin Ibu saya paniknya minta ampun saat adik saya belum juga pulang dari sekolah padahal hari itu sudah pukul setengah lima sore, padahal biasanya pukul 2 siang dia sudah berasa di rumah. Adik saya juga menyarankan untuk menghubungi pihak sekolah terlebih dahulu karena takutnya itu hanya penipuan. Kemudian saat ayah saya kembali beliau mengatakan bahwa orang yang bernama pak sudirman meminta untuk segera mentransferkan sejumlah uang untuk biaya tindakan adik saya dan untuk pembelian alat. Ayah saat sontak langsung marah-marah di telpon meminta kalau memang kritis ya sudah diurus dulu, masalah uang nanti bisa menyusul. Kemudian saya langsung menyampaikan kepada ayah saya untuk memastikan dulu ke pihak sekolah. dan jangan men-transfer uang dulu sebelum ada kepastian. Akhirnya dengan membawa uang untuk jaga-jaga, ayah saya berangkat ke sekolah untuk menanyakan kondisi adik saya. 

    Alhamdulillah setelah menemui pihak sekolah ternyata adik saya masih dalam kondisi sehat walafiat dan sedang belajar di kelasnya. 

    Saat saya mencoba searching di internet ternyata kejadian penipuan ini bukan kali pertama terjadi. Sudah banyak korban yang terperangkap pada modus penipuan ini. Seperti yang disampaikan sahabat saya yang bekerja sebagai guru di salah satu sekolah di Tangerang. Katanya disana sudah beberapa kali terjadi kejadian seperti itu. Anehnya orang tersebut hanya meminta uang sebesar 3 juta rupiah. Menurut saya nilai tersebut sangat kecil untuk effort sebesar itu. Kalo yang saya baca dari beberapa berita di internet kebanyak minta uangnya hingga belasan bahkan milyar rupiah :D Mungkin orang tersebut mempertimbangkan kemungkinan untuk transfer dengan permintaan uang yang tidak terlalu banyak peluangnya lebih besar jika dibandingkan dengan meminta uang dalam jumlah besar. Sudahlah...yang penting Alhamdulillah Allah masih melindungi kami sekeluarga...Wah...Ternyata saya ketinggalan informasi, saya pikir penipuan yang saat ini marak hanya modus minta pulsa melalui sms. 

    Pembelajaran yang didapat dari kejadian ini.
    1. Selalu waspada terhadap penelpon yang tidak dikenal dan jangan memberikan informasi apapun jika belum yakin orang tersebut siapa.
    2. Saat mendapat kabar seperti ini, jangan panik dan tetap tenang. Segera hubungi pihak sekolah untuk memastikan kebenaran kabar tersebut. Karena saat dalam kondisi panik orang seringkali kurang berpikir jernih.
    3. Saat menerima telpon usahakan alihkan jawaban dari jawaban "iya", karena dikhawatirkan terjadi hipnotis.
    4. Bila diminta untuk transfer sejumlah uang, dapat dipastikan itu adalah modus penipuan. Karena untuk melakukan suatu tindakan terhadap pasien biasanya pihak rumah sakit akan meminta persetujuan dari keluarga pasien dengan menyelesaikan beberapa persyaratan administrasi yang membutuhkan tanda tangan dari keluarga pasien. So...tidak ada alasan untuk transfer-transfer uang dimuka.

    Wednesday, February 27, 2013

    Beasiswa S2 Teknik Elektro ITB 2013/2014

    PENGUMUMAN (No. 010/I1.C07.8.1/PP/2013)

    Dibuka pendaftaran seleksi mahasiswa program Magister Teknik Elektro bidang khusus
    Teknologi Media Digital dan Game, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung sebagai berikut:

    1. Latar Belakang Pendidikan Sarjana Teknik, Sarjana MIPA dan Sarjana Pendidikan Bidang Teknik. 
    2. IPK >3,25
    3. Fotokopi Ijasah Tingkat Sarjana yang telah dilegalisir.
    4. Fotokopi Transkrip Akademik tingkat Sarjana yang telah dilegalisir.
    5. Memiliki score English Language Profiency Test (ELPT) 93 dan Score Tes Potensi Akademik dari Otto Bappenas (TPA) 500.
    6. Surat Keterangan Sehat dari dokter.
    7. Surat Ijin dan Rekomendasi atasan bagi calon yang diusulkan oleh instansi.

    Adapun pelaksanan seleksi yaitu:
    Gelombang I :

    • Tempat Seleksi : Gedung Ahmad bakrie, Labtek VIII Lantai 2 – ITB Jalan Ganesa No. 10 Bandung. 
    • Tanggal : 12 dan 13 April 2013 (Meliputi Tes TPA dan ELPT)
    • Waktu : Pkl 08.00 – selesai

    Gelombang II:

    • Tempat Seleksi : Gedung Ahmad bakrie, Labtek VIII Lantai 2 – ITB Jalan Ganesa No. 10 Bandung. 
    • Tanggal : 19 dan 20 Juli 2013 (Meliputi Tes TPA dan ELPT)
    • Waktu : Pkl 08.00 – selesai

    Gelombang III:

    • Tempat Seleksi : Gedung Ahmad bakrie, Labtek VIII Lantai 2 – ITBJalan Ganesa No. 10 Bandung. 
    • Tanggal : 1 dan 2 November 2013 (Meliputi Tes TPA dan ELPT)
    • Waktu : Pkl 08.00 – selesai

    Bagi peserta yang lulus seleksi serta memenuhi persyaratan, disediakan Beasiswa yang berasal dari kerjasama :

    1. Beasiswa Unggulan BPKLN - KEMENDIKBUD 
    2. SEAMOLEC

    Untuk informasi seleksi dan pendaftaran mahasiswa lebih lanjut, hubungi:

    1. Rahman Faisal (rahman@lskk.ee.itb.ac.id) 
    2. Yati Suyati (yati@lskk.ee.itb.ac.id)
    3. Anggun Guna Wibawa (anggun@lskk.ee.itb.ac.id)
    Lab. Sistem Kendali dan Komputer. Sekolah Teknik Elektro & Informatika Institut Teknologi Bandung, Tel: +62-22-2500960, Fax: +62-22-2534217